Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELESAIAN proyek Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (jalan layang) terus dikebut sebelum mudik lebaran berlangsung. Namun, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pesimistis proyek ini akan selesai tepat waktu.
"Saya masih evaluasi, walaupun saya agak pesimis dapat selesai sebelum lebaran," ujar Budi, Minggu (17/3) malam.
Jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated II memiliki posisi strategis untuk mengurangi beban jalan tol Cikampek yang sering dilanda kemacetan. Tol ini membentang sepanjang 36 kilometer dengan sembilan seksi proyek pembangunan dari Cikunir hingga Karawang Barat.
Baca juga: Jakarta-Cikampek Elevated Beroperasi Tahun Depan
Meskipun demikian, Kemenhub akan menyiapkan dua opsi agar mudik lebaran tahun ini tak terganggu. Budi telah mengistruksikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat agar berkordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mencari jalur alternatif.
"Kalau tidak jadi (Cikampek Elevated II) ya kita akan membuat skenario seperti tahun lalu dan dapat menyelesaikan dengan baik. Saya sudah meminta Pak Dirjen untuk berkordinasi dengan Kakorlantas (Kepala Korps Lalu Lintas) Polri," imbuhnya.
Sementara itu, Kemenhub bakal menyiapkan 1.300 bus gratis untuk mengakomodasi budaya mudik lebaran masyarakat dari jalur darat. Budi mengaku menyediakan rute dari Jakarta ke kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain kota-kota di Jawa, pihaknya juga menyiapkan rute ke kota besar di Sumatra seperti Lampung, Palembang dan Padang.
"Kami akan siapkan 1.300 bus dan berangkat 3-4 hari sebelum lebaran. Jadi kalau ada yang mau daftar dari komunitas silakan, nanti kita berangkatkan," ujar Dirjen Hubungan Darat Budi Setiyadi.(OL-5)
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved