Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pembiayaan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah mencapai Rp46,117 triliun.
Hal itu disampaikannya dalam acara Sarasehan LPDP 2019 dengan tema kembali untuk negeri.
"Untuk pembiayaan program beasiswa saat ini dana LPDP sudah mencapai Rp46,117 triliun. Dan ini dipelihara dananya dalam bentuk investasi, baik surat berharga negara, deposito, obiligasi," katanya di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (15/3) malam.
Sebagai informasi, sejak awal diluncurkan pada 2013, tercatat telah ada 20.255 orang awardee beasiswa LPDP pada skema program magister, doktoral, dokter spesialis, dan disertasi yang menempuh pendidikan baik di dalam maupun luar negeri.
LPDP terus mengarahkan para awardee untuk menjadi pemimpin masa depan yang tersebar di berbagai bidang, antara lain teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, serta sosial budaya.
Baca juga : Wapres : Indonesia Butuh Generasi Kreatif Ciptakan Lapangan kerja
Selain itu, LPDP juga terus melakukan perluasan akses dan pemerataan penerima beasiswa ke seluruh daerah untuk mempersiapkan pemuda Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0.
Delapan puluh persen beasiswa akan dialokasikan untuk program afirmasi bagi masyarakat di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), ASN/TNI/Polri, beasiswa unggulan dosen Indonesia, dan beasiswa santri.
Sri Mulyani mengatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar beasiswa afirmasi terus ditingkatkan.
"Dengan skema tersebut, awardee LPDP diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara serta mendukung pemerataan pembangunan sumber daya manusia di seluruh Indonesia," tandasnya. (OL-8)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved