Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM PT Bank Permata Tbk Josua Pardede menyatakan perbankan sudah patuh pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 17/12/PBI/2015. Terbukti sejumlah perbankan di Indonesia telah mencapai target penyaluran jumlah kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar 20% seperti yang tercantum dalam PBI.
"Perbankan sampai sejauh ini sudah produktif menyalurkan kredit untuk UMKM," kata Josua Pardede kepada Media Indonesia, Minggu (3/3).
UMKM punya peran besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di saat kondisi ekonomi domestik turun, kinerja UMKM cenderung stabil.
Sedangkan saat kondisi ekonomi Indonesia meningkat, kinerja UMKM juga ikut naik.
Baca juga: Tokoin Bantu UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Target kredit UMKM sebesar 20% yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) dirasa cukup dengan kondisi saat ini meski ada beberapa bank yang belum mencapai target tersebut.
"20% itu sudah cukup pas dengan kondisi saat ini," ujarnya.
Perbankan diharapkan bisa mencapai target yang telah ditetapkan BI dengan melakukan beberapa cara seperti berkolaborasi dengan peer to peer lending atau lembaga pembiayaan lain. (OL-2)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved