Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN program transaksi nontunai merupakan bentuk dari modernisasi jalan tol apalagi Indonesia saat ini juga telah memasuki Industri 4.0 yang ditandai dengan meleburnya batas antara mesin dan sumber daya melalui teknologi informasi.
"Transaksi non tunai di jalan tol merupakan modernisasi sistem pembayaran tol untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi di jalan tol," ucap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Danang Parikesit dalam rilis, Sabtu (23/2).
Kepala BPJT mengatakan sejak 1978 hingga 2018 jalan tol yang telah dibangun oleh Pemerintah sepanjang 1.577 kilometer.
Dengan bertambahnya panjang jalan tol tersebut, lanjutnya, maka juga mesti diiringi dengan modernisasi dalam sistem jalan tol.
Salah satu bentuk modernisasi dalam sistem tersebut adalah dengan menerapkan transaksi non tunai yang dilaksanakan serentak di seluruh jalan tol sejak 31 Oktober 2017.
Baca juga :Percepat Cisumdawu untuk Dukung Kertajati
Selain itu, ujar dia, dengan berkembangnya teknologi saat ini, Pemerintah menargetkan penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF).
MLFF itu adalah proses pembayaran tol tanpa henti (pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol).
Tahapan menuju pengembangan MLFF tersebut harus didahului dengan terwujudnya perilaku pengguna jalan tol yang sudah terbiasa dengan pembayaran nontunai.
Terkait dengan 10 Strategi Prioritas Nasional Making Indonesia 4.0, pemerintah telah menetapkan strategi prioritas antara lain perbaikan aliran material, desain ulang zona industri, peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, dan investasi bidang teknologi.
Selanjutnya, pembentukan ekosistem inovasi, menarik investasi asing, harmonisasi aturan dan kebijakan, membangun infrastruktur digital nasional, dan akomodasi standar berkelanjutan. (Ant/OL-8)
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved