Jumat 01 Februari 2019, 10:41 WIB

Ditjen Udara Kaji Tarif Tiket dan Bagasi

Cahya Mulyana | Ekonomi
Ditjen Udara Kaji Tarif Tiket dan Bagasi

Wikipedia
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramest

 

DIREKTUR Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti menegaskan pemerintah akan memastikan harga tiket pesawat dan bagasi tidak memberatkan masyarakat. Hal itu untuk mendapatkan formulasi yang tepat misalnya membuat peraturan atau tetap diserahkan pada mekanisme pasar.

"Intinya kami sedang melakukan evaluasi dan penilaian dari tim penyelenggaraan negara dan hasilnya akan dibahas oleh tim ahli stakeholder, YLKI dan KPPU untuk penyesuaian-penyesuaian. Intinya itu saja," terang Polana di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (1/2).

Menurut dia, pemerintah mengikuti aspirasi masyarakat yang mencuat setelah maskapai yang memiliki penerbangan berbiaya murah memutuskan menarik tarif bagasi. Salah satunya, meminta Citilink untuk menunda penerapan keputusan perusahaannya itu dan untuk Lion serta Wings Air yang kadung menerapkan akan dievaluasi.

Baca juga: Citilink Tunda Aturan Bagasi Berbayar

Pemerintah tidak ingin keputusan maskapai mengganggu masyarakat. Makanya hasil kajian nantinya bisa berujung pembuatan regulasi sebagai patokan tarif tiket maupun bagasi.

"Tapi jelas untuk penerapan bagasi berbayar Citilink kita tunggu dulu. Sedangkan Lion sudah diberlakukan ya diberlakukan dulu namun akan ada penyesuaian," tuturnya.

Menyangkut tarif Kargo, Polana juga akan mengkaji, sejauh ini masih mengikuti cara main industri penerbangan dunia yakni tidak diatur pemerintah.

"Tarif kargo, kita tidak mengatur itu, karena banyak stakeholder seperti bandara ada gudang, empunya dan angkutannya," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

DOK MI.

KPK tidak Salahkan Prosedur Penggeledahan dalam Kasus Suap Pajak

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 13 April 2021, 21:00 WIB
Pihak yang dimaksud akan dikenakan Pasal 21 UU Tipikor tentang obstruction of...
MI/Noor Alam.

Travel Bubble antara Kepri-Singapura bakal Dibuka Mei

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 20:39 WIB
Kemenparekraf mendorong penerapan sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, environment/CHSE), baik pada usaha pariwisata, produk,...
Antara/Nova Wahyudi

Di Hannover Messe, Pertamina Pertegas Dukungan Transisi Energi  

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 20:37 WIB
Pertamina memastikan langkahnya untuk mendukung pembangunan hijau dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya