Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi XI DPR RI Melchias Marcus Mekeng mengatakan untuk Indonesia bisa mengejar pertumbuhan dan bertahan tekanan eksternal, negara ini perlu memperbaiki melalui reformasi struktural dengan membangun kembali industri yang menciptakan lapangan kerja dan genjot ekspor.
Dari sisi nilai tukar rupiah, dia sepakat bila memang terjadi gejolak beberapa waktu lalu. Dari beberapa dialog dan presentasi Bank Indonesia kepada Komisi XI, kata Mekeng, masalah paling mendasar pada kurs rupiah antara lain pada penawaran (supply) dan permintaan (demand).
"Supply kurs basenya masih hanya Bank Indonesia yang melakukan intervensi Jadi seperti kemarin, kalau misalnya dolar naik di Rp15.000, kemudian BI intervensi. Yang harus diperbaiki reformasi struktural dengan membangun kembali industri ciptakan lapangan kerja dan ekspor," jelas Mekeng dalam Dialog Ekonomi Perbankan di Jakarta , Rabu (30/1).
Konstruksi supply demand rupiah yang sangat rendah, membuatnya kurs riskan terseok. Hal ini terutama bila saat Amerika menaikan suku bunga beberapa kali. Ini membuat investasi portofolio (investment portofolio) dana luar negeri menjadi pergi.
"Itu membuat dolar kita agak naik. Terlebih, BKPM tidak membawa investasi masuk ke sini, bahkan minus. Ini juga yang membuat dolar kita agak sempoyongan," tukas Mekeng.
Baca juga: Menkeu Sayangkan Penggunaan Isu Utang Tak Utuh
Tapi belakangan setelah Bank Indonesia melakukan beberapa kebijakan menaikan subung, dolar AS pelan-pelan mulai masuk, portofolio investasi pelan-pelan mulai masuk ini memperkuat supply dolar.
Berdasarkan catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2018 mencapai Rp392,7 triliun, turun 8,8% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp430,5 triliun.
Jika dibandingkan secara triwulan ke triwulan, capaian itu turun 11,6% di mana pada triwulan IV 2018 mencapai Rp99 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp112 triliun. (OL-3)
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
Bertemu lima naga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan investasi harus berdampak nyata, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan memperkuat UMKM.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved