Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini dunia usaha dan investor tidak akan ragu dan memilih menunggu (wait and see) untuk mengeksekusi kegiatan bisnis, meskipun di dalam negeri sedang diramaikan dinamika politik menuju Pemilihan Legislator dan Presiden 2019.
"Kami melihat bahwa kepercayaan diri investor baik di dalam maupun luar negeri terus tumbuh dan sejumlah indikator telah menunjukkan hal itu," kata Perry di Jakarta, Kamis (17/1).
Dinamika politik terkait Pemilu sudah membayangi pasar domestik sejak 2018. Namun, kata Perry, investasi dan konsumsi domestik terus membaik. Misalnya, pertumbuhan investasi riil yang membentuk Produk Domestik Bruto terus menggeliat.
Di kuartal III 2018, investasi bisa tumbuh 6,9%, dan menurut Perry, pertumbuhan itu akan berlanjut di kisaran yang sama di kuartal IV 2018, alias tidak terjadi perlambatan. "Secara keseluruhan di 2018, investasi itu tumbuh hampir 7%,” ujar dia.
Baca juga: Investor Tetap Optimistis Pada Pasar Properti Indonesia
Menurut perkiraan Bank Sentral, di kuartal I 2019, investasi akan terus terkerek permintaan domestik, baik untuk sektor bangunan maupun nonbangunan. "Indikator lain, neraca modal pada 2018 (neraca pembayaran) yang surplus," kata dia. Di kuartal IV, neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan 4,2 miliar dolar AS.
Selain itu, indeks pengeluaran yang terlihat dari konsumsi rumah tangga masih bertumbuh. Di kuartal III 2018, konsumsi rumah tangga naik 5,2%, dan diperkirakan akan berlanjut tumbuh melebihi angka tersebut di kuartal IV 2018.
"Secara keseluruhan pertumbuhan konsumsi rumah tangga tinggi di atas lima persen itu menunjukkan kuatnya daya beli. Itu tentu saja didukung oleh peningkatan pendapatan dan terkendalinya inflasi yang terkait dengan pertumbuhan konsumsi," ujar dia. Pada 2019, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5-5,4% (yoy). (Ol-7)
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Prediksi harga emas Antam untuk Jumat, 30 Januari 2026. Tren bullish berlanjut, harga diproyeksikan tembus Rp3,2 juta per gram menyusul rekor global.
HIMPUNAN Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya dalam memajukan perindustrian nasional berbasis teknologi tinggi.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
Harga emas Antam diprediksi kembali menguji rekor baru pada Kamis (29/1). Simak analisis lengkap pengaruh rapat The Fed dan penguatan Rupiah di sini.
Update harga emas Antam hari ini, Rabu 28 Januari 2026. Logam mulia melonjak tajam Rp52.000 per gram. Simak rincian harga jual dan buyback terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved