Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memberikan sinyal untuk percepatan pembangunan Bandara Internasional di Kulon Progo, Yogyakarta. Bandara yang akan menggantikan peran Adisucipto yang sudah overload, dengan melayani 3,5 juta penumpang, dari kapasitas ideal 1,5 juta itu.
Hal itu terungkap dalam Rapat Terbatas (Ratas) dengan topik Rencana Pembangunan Bandara di Yogyakarta. "Peningkatan kapasitas di bandara baru ini akan memberikan dampak dan nilai tambah pada perekonomian daerah, khususnya DIY dan sekitarnya," ucap Presiden, Senin (9/5).
“Saya mendengar pembangunan Bandara Kulon Progo ini sudah direncanakan cukup lama. Sudah banyak yang menunggu-nunggu. Tapi di lapangan kita tahu belum dimulai pengerjaannya,” kata Presiden.
Untuk itu, Presiden ingin mendengar sudah sejauh mana proses pembangunan bandara ini dan kendala-kendala yang dihadapi. Presiden menekankan agar semua bergerak cepat untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur. Karena jika ditunda-tunda lagi, maka infrastruktur Indonesia akan semakin jauh tertinggal dari negara-negara lain.
Jokowi berpesan agar pembangunan bandara tidak hanya untuk 5-10 tahun akan datang, tapi kalau bisa sampai 30-50 tahun. "Dan terintegrsi dengan moda transportasi lainnya, baik bus maupun kereta api,” tegas Presiden.
Menpar Arief Yahya dan Menhub Ignatius Jonan, sebelumnya telah meresmikan Bandara Matahora, Wakatobi, Sultra. Dengan panjangan 2.000 meter, lebar 30 meter, pembangunan bandara dengan biaya 80M itu sudah siap mengangkut wisatawan dari Jakarta dan Bali.
Sama dengan di Yogja, alasan terkuat membangun infrastruktur bandara itu untuk memperkuat aksesibilitas, yang menjadi kelemahan daya saing destinasi nasional. (RO/OL-2)
Dia menilai semestinya sudah ada rotasi prajurit TNI yang bertugas di Libanon untuk misi perdamaian tersebut, baik jumlahnya dikurangi.
Anang mengaku menghormati langkah Komisi III DPR yang menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPR untuk membahas kasus Amsal.
Habib mengapresiasi Polri dan pihak terkait yang telah mengungkap terduga pelaku.
Ia mengingatkan agar penyidik tidak terburu-buru menyimpulkan pihak yang terlibat, baik dari kalangan sipil maupun institusi tertentu.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved