Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR seribu warga negara Indonesia (WNI) mendatangi lokasi pertemuan diaspora di Crystal Ballroom Lotte Hotel, Seoul, Korea Selatan, kemarin (Minggu, 15/5) malam. Presiden Joko Widodo menyatakan perasaan terkejutnya melihat antusiasme para diaspora tersebut.
"Saya kaget yang muncul kok banyak banget, biasanya di tempat lain hanya 300-600," kata Jokowi dalam sambutannya di acara Special Forum with President Jokowi itu.
Saat Presiden memasuki ruangan, sejumlah WNI berteriak memanggil nama Presiden sembari mencoba menjabat tangan Jokowi. Pertemuan dimulai sekitar pukul 18.30 waktu setempat dengan lagu nasional Indonesia Raya yang dinyanyikan hadirin.
Dubes RI untuk Korsel, John A Prasetio, mengatakan WNI yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Seoul, tetapi juga ada yang datang dari Kota Busan di Korsel bagian selatan.
"Kesimpulan saya, ya bahwa warga kita punya semangat yang tinggi untuk bertatap muka, bersilaturahim dengan Bapak Presiden dan saya pun senang karena ini semua pertanda bahwa WNI di Korea sangat mencintai Bapak Jokowi," ujar John.
Menurut Dubes, ada sekitar 1.080 pekerja Indonesia, 250 pelajar dan mahasiswa Indonesia, serta 20 orang warga Indonesia yang menetap di Korsel karena menikah dengan warga lokal hadir dalam acara itu.
"Banyak pemuda-pemudi Indonesia yang hebat-hebat di Korea. Mereka dapat membantu menyukseskan program Pak Jokowi di Indonesia," tambah Dubes John.
Presiden dalam acara temu diaspora itu menyampaikan sejumlah hal yang pemerintah sedang lakukan di Indonesia, antara lain penyederhanaan izin untuk kemudahan investasi serta pembangunan infrastuktur di Indonesia.
"Sekarang kita sebar tidak 'javasentris', tetapi 'Indonesiasentris'. Semuanya harus merata," kata Presiden terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Presiden Jokowi tiba di Lanud Seoul pada sekitar pukul 17.05 waktu setempat (15.05 WIB) dan langsung menghadiri pertemuan diaspora. Hari ini Presiden direncanakan bertemu Presiden Korsel Park Geun-hye.
Beberapa menteri dan pejabat negara yang turut dalam rombongan, yaitu Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, serta Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP. Rombongan Presiden akan berada di Korsel hingga pada 18 Mei 2016. (Ant/P-1)
Syaiful enggan merinci proses penyelidikan yang dilakukan. Ia juga tak menjawab soal apakah ada rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak pelaku.
Selama menjalankan misi kemanusiaan, tim memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, konsultasi medis, serta edukasi kesehatan bagi warga terdampak.
Bantuan ini menjadi komitmen BUMN sektor kesehatan itu untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses perlindungan kesehatan dasar pada fase darurat bencana.
Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada 3 April 2025 pukul 07:12 WIB
GUBERNUR Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyebut Festival Durian di Solok menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi lokal ke masyarakat luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved