Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah gunung purba yang terletak di tengah Taman Alam Los Volcanes di Pulau Lanzarote, Kepulauan Canary, telah bertahun-tahun dijadikan sebagai lokasi latihan para astronaut sebelum menjelajah Bulan dan Mars oleh ESA (Badan Antariksa Eropa) dan NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat). Gunung purba itu pun akhirnya diserbu wisatawan.
Selain itu, Pulau Lanzarote yang berada di lepas pantai barat laut Afrika yang masuk teritori Spanyol itu, memang sangat istimewa jika dibanding pulau-pulau lainnya, lantaran kondisi geografisnya diklaim sangat mirip dengan keadaan Bulan dan Mars. Misalnya mdi sana ditemukan ladang lava yang menghitam, kawah, hingga lobang vulkanik.
"Tempat ini memiliki lava yang sangat-sangat mirip dengan yang telah kami temukan di Bulan," kata Alexander Gerst, astronot berusia 46 tahun yang telah lama pergi ke luar angkasa bersama ESA seperti dilansir dari AFP pada Minggu (13/11).
Alexander Gerst menuturkan berbagai profesi yang tertarik dengan Bulan berupaya menggali informasi dan berlatih di Pulau Lanzarote. Mulai dari Astronaut, ahli geologi, insinyur luar angkasa, hingga wisatawan menjelajah setiap jengkal Pulau Lanzarote untuk mengasah keterampilan serta meningkatkan informasi mereka tentang Bulan.
Melihat antusiasme publik dan potensi yang berkembang cukup besar, ESA kemudian melihat kesempatan itu sebagai suatu tempat edukasi dengan membuat pelatihan khusus di pulau itu dengan nama Pangea, yang berasal dari sebuah nama superbenua kuno, dan berupaya memberi berbagai keterampilan mengenai misi ekspedisi ruang angkasa.
Lewat pelatihan itu, para astronot diminta mengidentifikasi dan mengumpulkan sampel batuan, melakukan analisis DNA mikroorganisme dan mengomunikasikan temuan mereka kembali ke kontrol misi. Mereka bahkan dilengkapi dengan berbagai peralatan yang akan dibutuhkan ketika berada di bulan.
"Di sini, mereka ditempatkan di lapangan untuk merasakan eksplorasi medan, yang harus mereka lakukan ketika ada di bulan," kata Francesco Sauro, Direktur Teknis Pangea.(M-3)
Astronaut Artemis II terpukau melihat Bumi dari luar angkasa hingga menunda makan. Foto NASA ungkap keindahan planet biru dari kapsul Orion.
NASA telah berhasil meluncurkan Misi Artemis II sebagai misi berawak pertamanya ke Bulan semenjak tahun 1972. Peluncuran ini berlangsung pada Rabu (01/03) pukul 18.35 EDT dari Florida
Empat astronot dalam misi Artemis II membagikan potret bumi dari luar angkasa yang langsung menarik perhatian publik.
Misi Artemis 2 NASA kirim 4 astronaut ke bulan dengan risiko tinggi, radiasi, kehilangan komunikasi, hingga ancaman kematian di luar angkasa.
Setelah penantian lebih dari setengah abad, era baru penjelajahan ruang angkasa jauh resmi dimulai. Pada Rabu malam, 1 April 2026 waktu setempat, misi Artemis II berhasil meluncur.
NASA resmi meluncurkan misi Artemis II menggunakan roket SLS. Empat astronaut memulai perjalanan bersejarah mengitari Bulan untuk pertama kali sejak era Apollo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved