Rabu 26 Oktober 2022, 09:37 WIB

Museum Film Korea Gelar Pameran Seputar Zombie

Faturrozak | Weekend
Museum Film Korea Gelar Pameran Seputar Zombie

IMdB
Film Peninsula (Train to Busan 2)

 

Pameran bertajuk All of Us are (Not) Zombies: 21st Century K-Zombie Chronicle, menampilkan pakaian yang dikenakan oleh para aktor selama produksi film hit 2016 Train to Busan. Sebuah video yang menunjukkan bagaimana zombie bergerak oleh koreografer Jeon Young yang merancang gerakan zombie di Train to Busan, Kingdom, dan Peninsula, dan storyboard sutradara Yeon Sang-ho dari Seoul Station, prekuel animasi Train to Busan. Judul pamerannya juga merupakan parodi dari serial zombie 2022 di Netflix, All of Us Are Dead.
 
Direktur Arsip Film Korea Kim Hong-joon, yang mengoperasikan dan menjadi tuan rumah museum, menjelaskan konten Korea telah menarik antusiasme global dengan genre zombie.
 
“Kami menyelenggarakan pameran ini untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana zombie menaklukkan budaya pop di abad ke-21, bagaimana K-zombie memikat pemirsa asing dan apa elemen khas K-zombie yang menonjol dari karya-karya lain,” katanya dikutip dari Korea Times, Selasa, (25/10).
 
Zombie mulai muncul dalam budaya populer Korea baru-baru ini, dipengaruhi oleh film zombie dari Barat, seperti Night of the Living Dead karya George Romero dan 28 Days Later karya Danny Boyle.
 
Konten zombie tidak menjadi subjek populer di hiburan Korea hingga tahun 2016, dengan dirilisnya film thriller zombie Train to Busan yang mengikuti penumpang  yang terjebak di dalam kereta yang berlumuran darah saat mereka mencoba menuju zona aman saat memerangi wabah virus.
 
Serial Netflix Kingdom (2019) memicu minat lebih lanjut, membuka jalan bagi konten serupa untuk keluar. Film horor zombie sutradara Cho Il-hyung #Alive (2020) dan serial sutradara Lee Jae-kyoo All of Us Are Dead membantu menyebarkan K-zombie ke bagian lain dunia.
 
Sementara cerita kiamat zombie Korea menampilkan ketegangan dan zombie super cepat, mereka juga mengeksplorasi tema-tema seperti ketidaksetaraan sosial, intimidasi, dan kecemasan remaja.
 
“Yang disukai orang dari zombie Korea adalah mereka bukan hanya monster atau makhluk jahat yang harus kita lawan. Mereka dulunya adalah manusia, teman, dan tetangga kita sebelum mereka terinfeksi dan berubah menjadi zombie,” kata sutradara Yeon.
 
Seorang pejabat Arsip Film Korea menjelaskan film thriller K-zombie sangat mengandalkan melodrama untuk menarik penonton.
 
“Tema kerinduan keluarga dan 'han' (perasaan duka mendalam, kesedihan, penyesalan dan kemarahan) sering digambarkan melalui zombie,” katanya.
 
Pameran ini terdiri dari lima bagian. Evolusi Zombi, K-Zombies Train to Busan, K-Zombie Mempesona Dunia, Mari Bicara Tentang K-Zombie, dan Kita Semua (Bukan ) Zombie.
 
Pameran berlangsung hingga 26 Maret 2023. (M-3)

Baca Juga

Britania Sari

Waduh, Banyak Pakaian Donasi untuk Korban Gempa Justru Tak Layak Pakai

👤Devi Harahap 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 18:45 WIB
Pakaian tidak layak akhirnya menjadi masalah baru karena menambah sampah di lokasi...
Dok. lifewire.com/ Antonio DeRosa/ ADR Studio

Kecanggihan di Atas Rata-rata Diisukan Hadir di Telepon Pintar Tesla

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 12:12 WIB
Media sosial diramaikan dengan isu rencana perilisan smartphone Tesla yang akan memiliki kecanggihan di atas...
Dok. wikihow.com

Lima Manfaat Mendengarkan Musik saat Berolahraga

👤Nike Amelia Sari 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 11:25 WIB
Mendengarkan musik saat olahraga dapat menghadirkan manfaat kesehatan tubuh dan otak yang berlipat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya