Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah studi terbaru mengungkapkan kucing memiliki kemampuan untuk mengetahui dan menyimak jika pemiliknya berbicara pada mereka. Studi tersebut mematahkan anggapan bahwa kucing adalah hewan peliharaan yang sangat cuek, individualis, dan tak memiliki kedekatan dengan pemiliknya.
Studi tersebut dirilisa oleh sekelompok peneliti dari Université Paris Nanterre (UPN), Perancis. Mereka melakukan studi dengan melibatkan 16 kucing untuk melihat bagaimana respon yang dikeluarkan seekor kucing ketika diajak oleh pemiliknya dan orang asing.
Peneliti perilaku hewan, UPN, Charlotte de Mouzon, mengatakan kucing memiliki kemampuan untuk mengenali dan menghapal manusia dengan baik. Mereka akan mengeluarkan respon yang sangat berbeda pada pemilknya dan orang asing.
“Kucing yang selama ini sering dianggap hewan yang tak ramah dan sangat individual ternyata memiliki kemampuan yang baik untuk membangun kedekatan dengan manusia. Kucing umumnya akan memiliki satu sosok manusia yang mereka sukai,” ujar Mouzon, dilansir dari cnet.com, Selasa, (25/10).
Kucing memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi untuk ukuran hewan. Mereka dapat menentukan manusia mana yang mereka sukai dan dapat mereka jadikan teman. Jika seekor kucing terkesan angkuh dan agresif, itu berarti mereka tak menyukai orang tersebut.
Berbeda dengan anjing yang sangat loyal dan mudah menaruh kepercayaan pada pemiliknya, kucing lebih selektif memilih manusia mana yang akan ia percaya dan beri perlakuan ramah. Meski terkesan tak peduli, kucing sebenarnya sangat sadar pada setiap aktivitas dan percakapan yang dilakukan manusia secara langsung pada mereka.
“Kucing bisa paham kapan pemiliknya berbicara dengan mereka atau bukan. Mereka mengetahuinya dari nada bicara dan suara yang dikeluarkan pemiliknya,” tutur Mouzon.
(M-4)
Warna langit bukan “cat” yang menempel di udara, melainkan efek fisika dari interaksi cahaya Matahari dengan atmosfer Bumi.
INDUSTRI cat dapat berperan dalam mengurangi risiko dari peningkatan suhu ekstrem. Caranya dengan mendorong masyarakat untuk memilih produk cat yang tepat guna.
Kepedulian Slank pada alam tersebut membuatnya digandeng oleh perusahaan cat di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1943, Pacific Paint untuk berkolaborasi.
Sejak 2021, Nippon Paint telah mendonasikan total 85.008 liter cat untuk pengecatan kapal nelayan.
BADAN Usaha Milik Ansor (BUMA) melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan perusahaan cat PT. Sigma Utama dan meluncurkan BUMA paint
PERMINTAAN terhadap cat diperkirakan turun pada 2025. Ini karena ada perlambatan ekonomi sehingga pemakaian cat turut melemah. Turunnya permintaan cat terjadi sejak tahun lalu.
Penelitian genetik terbaru mengungkap cacing jantung menyebar lewat migrasi anjing liar purba, jauh sebelum manusia mendomestikasi hewan peliharaan.
Studi terbaru mengungkap dua peristiwa pendinginan global mengubah bentuk tubuh hewan karnivora dari musang menjadi kucing dan beruang. Simak faktanya!
Penelitian terbaru menemukan DNA serigala masih tersisa pada mayoritas ras anjing modern.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science ini menganalisis 643 tengkorak anjing dan serigala baik modern maupun purba yang berusia hingga sekitar 50.000 tahun.
Pergub diharapkan akan bermanfaat terutama untuk melindungi hewan-hewan peliharaan yakni anjing dan kucing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved