Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Marissa Anita memulai karier aktingnya dari teater di kampus. Ketika itu, ia harus menampilkan lakon panggung yang menjadi salah satu tugas jurusannya di pendidikan bahasa Inggris. Sejak saat itulah dia pun mulai jatuh cinta pada seni peran. Film panjang pertamanya adalah Selamat Pagi, Malam (2014) garapan sutradara Lucky Kuswandi. Setelah itu, ia kemudian berperan di beberapa judul film, seperti Istirahatlah Kata-Kata, Perempuan Tanah Jahanam, Ali & Ratu-Ratu Queens, dan Yuni.
Dalam setiap pengambilan peran, Marissa mengaku selalu melihat dimensi karakter yang diperankannya. Salah satu yang bakal mutlak ditolaknya adalah ketika ia cuma ditawari karakter perempuan satu dimensi, penurut, dan lemah.
“Kalau yang merendahkan perempuan, saya tidak mau. Dan tidak tertarik bergabung di proyek itu. Saya cukup beruntung, dari kesempatan yang datang ke saya, ditawari peran perempuan yang karakternya unik. Penting bagi saya harus memanikan bukan saja satu sisi perempuan yang lemah dan penurut tapi lebih dari itu,” kata Marissa dalam diskusi panel virtual Netflix Women Who Rule The Screen: Southeast Asia, Rabu, (23/3).
Ketika suatu proyek film datang, peraih piala citra pemeran pendukung FFI 2021 itu akan bertanya siapa sutradara dan penulis. Jika memungkinkan dia harus bertemu dengan si sutradara. Ia juga harus membaca skenarionya sebelum ikut casting.
Menurut Marissa karakter perempuan yang dimainkan tidak harus melulu protagonis. “Saya cenderung menyukai karakter perempuan yang kompleks. Tidak berarti harus selalu karakter baik. Dan saya ingin melihat lebih banyak lagi yang seperti ini di film Indonesia.”
Saat ini Marissa sedang mempelajari penulisan skenario. Ia tengah mengikuti lokakarya terbatas dengan sutradara Joko Anwar. Marissa pun berharap akan semakin banyak perempuan penulis dan sutradara di Indonesia. Sebab, menurutnya, perspektif perempuan penting dan perlu untuk disampaikan dalam medium film.
“Saya berharap jumlah perempuan penulis dan sutradara di Indonesia bisa semakin bertambah. Terakhir saya terlibat di filmnya Kamila Andini yang ditulisnya bersama Prima Rusdi. Berkisah tentang Yuni yang hidup di masyarakat yang masih sangat menjunjung tinggi patriarki. Ini relevan bagi perempuan di Indonesia. Dalam hal ini, perempuan dan laki-laki sama-sama memiliki sudut pandangnya. Oleh karena itu, saya berharap nantinya lebih banyak perempuan berkecimpung di industri film Indonesia. Agar perempuan juga merasa mereka tidak terbatas gender.” (M-4)
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Rekor keterwakilan perempuan di parlemen Jepang memicu krisis fasilitas. PM Sanae Takaichi bersama 60 legislator ajukan petisi penambahan toilet perempuan.
Battle of the Sexes berlangsung cair dan penuh selingan hiburan.
Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
UN Women menilai Polri menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendorong budaya institusi yang lebih inklusif dan responsif terhadap perempuan serta kelompok rentan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit menggaungkan komitmen yang kuat terkait dengan mewujudkan kesetaraan gender di institusi Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved