Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Mandi air dingin sangat dianjurkan karena digadang-gadang memiliki banyak manfaat kesehatan, baik fisik maupun mental. Mandi air dingin pertama kali disarankan untuk alasan kesehatan pada awal abad ke-19. Beberapa penelitian menyebutkan target suhu dingin sekitar 68°F (20°C), menurut sebuah artikel di jurnal Medical Hypotheses.
Sebuah penelitian dari Belanda yang diterbitkan tahun 2016 di jurnal PLoS One menemukan bahwa orang yang mandi air dingin memiliki kemungkinan 29% lebih kecil untuk sakit karena bekerja atau sekolah.
Studi itu melibatkan 3.018 orang dengan usia 18 sampai 65 tahun yang mandi air panas kemudian menggunakan air dingin selama 30-90 detik berdasarkan kelompok penelitian mereka. Satu kelompok penelitian mandi air hangat seperti biasa dan tidak menggunakan air dingin sama sekali.
Tim tidak menemukan perbedaan antara orang yang mandi air dingin selama 30, 60, atau 90 detik. Hal ini membuat mereka menyimpulkan bahwa air dingin memicu sistem kekebalan tubuh terlepas dari durasinya. Para peneliti menyimpulkan bahwa mandi air dingin dapat membuat penyakit seseorang tidak terlalu parah, memungkinkan mereka untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari theconversation.com, Selasa (28/9), beberapa penelitian juga menunjukkan itu mungkin ada hubungannya dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, sebuah meta-analisis dari 23 artikel peer review di Journal of Strength and Conditioning Research menemukan bahwa mandi air dingin dan terapi air kontras (pertama menggunakan air panas, kemudian dingin) dapat membantu meningkatkan pemulihan dan mengurangi perasaan lelah.
Penelitian ini dapat membantu atlet menggunakan teknik air dingin untuk mengurangi perasaan lelah yang berhubungan dengan kinerja fisik mereka.
Beberapa peneliti berteori bahwa mandi air dingin dapat memiliki manfaat meningkatkan suasana hati. Sebuah artikel dalam jurnal Medical Hypotheses menunjukkan bahwa karena mandi air dingin mengaktifkan sistem saraf simpatik dan meningkatkan ketersediaan neurotransmiter seperti norepinefrin dan endorfin.
Air dingin mengaktifkan sistem saraf simpatik, bagian dari sistem saraf yang mengatur respons fight-or-flight (reaksi fisiologis otomatis terhadap suatu peristiwa yang dianggap berbahaya, membuat stres, atau menakutkan).
Saat mandi air dingin, Anda mendapatkan peningkatan hormon noradrenalin, yang kemungkinan besar menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah dan terkait dengan peningkatan kesehatan yang disarankan.
Perendaman air dingin juga telah terbukti meningkatkan sirkulasi. Saat terkena air dingin, terjadi penurunan aliran darah ke kulit. Saat air dingin berhenti, tubuh harus menghangatkan diri, sehingga terjadi peningkatan aliran darah ke permukaan kulit.
Selain manfaat fisik, mandi air dingin juga memiliki manfaat kesehatan mental. Dilansir dari medicalnewstoday.com, menurut meta-analisis dari penelitian perendaman air dingin yang ada di British Journal of Sports Medicine, mandi air dingin memiliki banyak efek fisiologis pada tubuh termasuk peningkatan denyut jantung, tekanan darah tinggi, dan peningkatan frekuensi pernapasan
Ada aliran pemikiran bahwa perendaman air dingin menyebabkan peningkatan kewaspadaan mental karena stimulasi respons fight-or-flight tersebut. Pada orang dewasa yang lebih tua, air dingin yang dioleskan ke wajah dan leher telah terbukti meningkatkan fungsi otak.
Mandi air dingin juga dapat membantu meringankan gejala depresi. Ini karena kepadatan reseptor dingin yang tinggi di kulit, mandi air dingin mengirimkan sejumlah besar impuls listrik dari ujung saraf perifer ke otak, yang mungkin memiliki efek anti-depresi.
Ada cukup banyak bukti bahwa berendam air dingin atau mandi air dingin baik untuk kesehatan. Tetapi sebelum mulai mandi dengan air dingin saat menjelang akhir mandi, penting untuk mengetahui beberapa risiko mandi air dingin karena semburan air dingin yang tiba-tiba mengejutkan tubuh, itu bisa berbahaya bagi penderita penyakit jantung dan bisa memicu serangan jantung atau ketidakteraturan irama jantung.
Namun, penting untuk dicatat bahwa orang tidak boleh mengganti pengobatan depresi yang diresepkan dengan mandi air dingin. (M-2)
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved