Kamis 23 September 2021, 17:30 WIB

Kotoran Bayi Ternyata Mengandung Lebih Banyak Mikroplastik

Putri Rosmalia | Weekend
Kotoran Bayi Ternyata Mengandung Lebih Banyak Mikroplastik

123RF/oksun70
Ilmuwan menemukan kadar mikroplastik pada feses bayi lebih tinggi daripada pada feses orang dewasa.

 

Tim peneliti dari New York University School of Medicine menemukan fakta memprihatinkan. Mereka menemukan fakta bahwa kotoran bayi mengandung mikroplastik tinggi.

Tingginya kandungan mikroplastik pada kotoran bayi bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata yang terdapat pada kotoran orang dewasa. Perbedaannya mencapai 10 sampai 20 kali lipat lebih banyak.

Melansir dari theguardian.com, Kamis, (23/9), jenis mikroplastik yang mendominasi di kotoran bayi adalah PET (polyethylene terephthalate). PET merupakan jenis plastik yang umum terkandung dalam bahan tekstil, botol minum, hingga kerangka ponsel.

"Paparan mikroplastik pada manusia merupakan masalah yang harus diperhatikan. Kita harus berupaya mengurangi paparannya pada anak-anak khususnya. Produk untuk anak sebaiknya bebas dari plastik," ujar peneliti Departemen Pediatri, NYU School of Medicine, Profesor Kurunthachalam Kannan.

Kannan mengatakan ia terkejut ketika mengetahui kotoran bayi mengandung mikroplastik lebih banyak dibadingkan rata-rata orang dewasa. Namun, hal itu dikatakannya memang sangat mungkin terjadi mengingat kebiasaan bayi yang lebih sering terpapar plastik.

"Bayi memiliki kebiasaan memasukkan benda ke mulut seperti mainan hingga benda-benda lain di sekitarnya. Selain itu produk untuk bayi dan anak umumnya juga lebih banyak yang menggunakan plastik. Mulai dari botol susu, alat makan, hingga mainan," ujarnya.

Saat ini, berbagai penelitian penelitian tentang dampak mikroplastik pada tubuh manusia memang belum memiliki hasil yang signifikan. Umumnya semua masih dalam proses.

Namun, Kannan meyakini selayaknya bahan kimia lain, mikroplastik akan memiliki dampak negatif jika terendap dalam jumlah banyak dan lama pada tubuh. Khususnya pada bagian sistem pencernaan hingga otak yang saling berhubungan. (The Guardian/M-2)

 

Baca Juga

Dok: IDN Pictures

Fajar Nugros Bakal Sutradarai Srimulat The Movies

👤Retno Hemawati 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:05 WIB
Fajar Nugros menyambut inisiasi ini dengan sangat...
Dok Film Kadet 1947

Film Kadet 1947 Rilis Poster Resmi saat Peringatan Hari Sumpah Pemuda

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 13:26 WIB
Poster ini membawa sentuhan hangat persahabatan para kadet yang berjuang untuk Indonesia, dan nuansa optimisme dari langit cerah yang...
MI/Ramdani

Menteri ESDM: Indonesia Mainkan Peran Penting dalam Kebutuhan EBT

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 11:35 WIB
Indonesia akan memainkan peran penting menyelamatkan bumi dan menjadi menjadi sumber kebutuhan energi baru terbarukan untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya