Jumat 14 Mei 2021, 12:06 WIB

Rahasia Daging Sate Klathak Pak Jede Bisa Empuk dan Mak Nyus

Ardi Teristi Hardi | Weekend
Rahasia Daging Sate Klathak Pak Jede Bisa Empuk dan Mak Nyus

MI/Ardi Teristi Hardi
Pelayan membawa pesanan sate klathak

SATE Klathak menjadi kuliner buruan wisatawan ketika tengah berada di Yogyakarta. Daging kambing nan empuk dan gurih dengan dengan kuah gule yang segar membuat kuliner khas Dusun Jejeran Bantul itu kian spesial.

Bahkan, kini, sate Klathak tidak hanya bisa dinikmati di sekitar Dusun Jejeran. Salah satu sate Klathak yang terkenal di luar Dusun Jejeran adalah sate Klathak Pak Jede.

Manajer Sate Klathak Pak Jede, Haris Hermawan, menceritakan Sate Klathak Pak Jede mulai buka pada September 2013.

Baca juga: Ketahui Cara Membatasi Makanan Bersantan agar Tetap Aman

"Kami buka di sini (Nologaten No 46, Sleman) agar masyarakat Jogja yang ingin menikmati Sate Klathak tidak perlu jauh-jauh ke Jejeran," terang Haris, yang berasal dari sekitar Dusun Jejeran, ketika ditemui di Gerai Sate Pak Jede, Senin (10/5).

Seluruh bumbu-bumbu dan cara pembuatan Sate Klathak Pak Jede dibuat secara otentik dengan cita rasa Sate Klathak di Jejeran.

Daging kambing pilihan ditusuk dengan jeruji sepeda kemudian dibakar. Sate bakar disajikan dengan kuah gule dan bisa ditambah dengan irisan bawang merah dan cabai rawit sesuai selera.

Haris juga menceritakan, sate klathak berasal dari istilah warga sekitar Jejeran untuk daging kambing yang dibumbui garam krosok (garam laut kasar) yang kemudian dipanggang di atas bara arang.

Namun, seiring berjalannya waktu, bumbu Sate Klathak kini tidak hanya garam. Bumbu-bumbu lain, seperti kemiri dan bawang putih, ditambahkan untuk menguatkan cita rasa, tetapi tidak meninggalkan rasa asin yang sudah menjadi ciri khas sate Klathak.

Sate Klathak pertama kali dijajakan di sekitar Pasar Jejeran, Imogiri pada tahun 1960-an.

Saat itu, pedagang sate klathak yang terkenal di antaranya adalah Mbah Cupet, Mbah Ambyah, dan Mbah Umar.

Istilah sate klathak berasal dari suara daging yang dilumuri garam sehingga saat dibakar berbunyi klathak-kiathak. Sementara itu, istilah klathak, ada juga yang menyebut, berasal dari suara buah melinjo yang jatuh ke atap pedagang sate di Pasar Jejeran.

Sate Klathak Pak Jede, jelas Haris, menawarkan konsep suasana warung sate tradisional yang otentik dan lebih mudah dijangkau dari kota Yogyakarta.

Selain itu, tempatnya yang luas dan bersih menjadikan tempat ini dapat menerapkan protokol kesehatan secara maksimal.

Rahasia dapur

Haris, dalam kesempatan itu, juga menceritakan rahasia dapur agar daging sate klathak bisa lembut dan mak nyus ketika digigit.

Menurut dia, hanya daging kambing pilihan cocok untuk diolah menjadi sate klathak yang lezat.

"Pertama, kambingnya harus pilihan, yang berusia 7-8 bulan. Daging yang digunakan juga harus paha bagian belakang dan punggung," kata dia.

Penggunaan jeruji juga membantu proses pemasakan agar cepat mencapai kematangan yang pas.

Haris juga menjelaskan, setiap bagian dari seekor kambing memiliki cita rasa yang khas. Bagian-bagian tertentu cocok untuk masakan-masakan tertentu, misalnya, sayapan dan tengkuk (cengel) cocok untuk dimasak tongseng.

Selain sate klathak, menu lain yang bisa dipilih, antara lain sate bumbu kecap, tongseng, kicik (tongseng dengan kuah sedikit), gulai jeroan, lelung (gule balungan), tengkleng, nasi goreng kambing, dan soto daging kambing.

Harga seporsi sate klathak adalah Rp25 ribu. Selain itu, menu lain dibanderol dengan harga berkisar Rp10 ribu hingga Rp30 ribu per porsi.

Haris mengaku, masa pandemi membuat omsetnya menurun drastis.

"Sebelum pandemi, kami bisa menghabiskan 7-10 ekor kambing per hari. Namun, saat pandemi, kami hanya menghabiskan 3-5 ekor perhari," kata dia.

Haris pun berharap, pandemi covid-19 dapat segera berlalu. Dengan demikian, wisata kuliner dapat kembali bangkit sehingga perekonomian juga segera pulih.

Sementara itu, Agung yang berdomisili di Gambiran mengaku cocok dengan cita rasa sate Pak Jede. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota membuatnya mudah dijangkau saat berkumpul dengan teman-temannya. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Selain Sehat, 10 Jenis Buah dan Sayuran ini dapat Atasi Dehidrasi

👤Nike Amelia Sari 🕔Kamis 24 Juni 2021, 20:00 WIB
Semangka j uga kaya akan likopen yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat paparan  sinar matahari dan memperbaiki sel...
UniPin x Esmod

Inspirasi Mobile Legends dan PUBGM Lahirkan Kolaborasi Fesyen Esmod dan UniPin

👤Irana 🕔Kamis 24 Juni 2021, 19:54 WIB
Karakter-karakter game kini berkembang pesat dan menghadirkan beragam gaya yang unik dan...
Note Thanun/ Unsplash

Pendidikan Seksualitas Disarankan Dimulai di Usia 3 Tahun

👤Nike Amelia Sari 🕔Kamis 24 Juni 2021, 19:00 WIB
Pendidikan seksual juga penting agar anak bisa melindungi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Talenta Muda Curi Perhatian

PIALA Eropa 2020 dipastikan telah menjadi ajang kemunculan pemain-pemain muda yang punya kemampuan mengejutkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya