Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MELALUI surat terbuka, lebih dari 180 musisi memprotes paten yang didapat Spotify pada awal tahun ini tentang teknologi yang bisa menganalisa suara pengguna. Evan Greer, Tom Morello, Laura Jane Grace, Ted Leo, Sadie Dupuis, Downtown Boys, DIIV, Talib Kweli, dan masih banyak kalangan dari industri musik menandatangani surat tersebut kepada CEO Spotify Daniel Ek.
Pada awal tahun ini, Spotify memiliki paten yang sudah disetujui terkait teknologi yang dapat menganalisa suara dan merekam ucapan pengguna untuk merekomendasikan musik.
Lebih dari 180 musisi yang tergabung dalam koalisi yang mencakup Access Now, Fight for the Future, Union of Musicians and Allied Workers (UMAW), dan organisasi hak asasi manusia — menandatangani surat terbuka yang meminta perusahaan streaming itu untuk membuat komitmen publik untuk tidak pernah menggunakan, melisensikan, menjual, atau memonetisasi paten teknologi tersebut.
“Spotify mengklaim teknologi tersebut dapat mendeteksi, antara lain, 'keadaan emosional, jenis kelamin, usia, atau aksen' untuk merekomendasikan musik. Teknologi rekomendasi ini berbahaya, melanggar privasi dan hak asasi manusia lainnya, dan tidak boleh diterapkan oleh Spotify atau perusahaan lain mana pun,” bunyi surat terbuka tersebut, dikutip dari Pitchfork, Rabu, (5/5).
“Anda tidak bisa lepas kendali jika terus-menerus diawasi oleh perusahaan. Spotify perlu menghentikan ini sekarang dan itu perlu dilakukan dengan benar oleh musisi, penggemar musik, dan semua pekerja musik,” tulis pentolan Rage Against The Machine Tom Morello.
Surat tersebut menguraikan lima kekhawatiran utama koalisi mengenai teknologi tersebut, yaitu manipulasi emosional, diskriminasi, pelanggaran privasi, keamanan data, dan memperburuk ketidaksetaraan dalam industri musik. Para musisi yang tergabung dalam koalisi itu juga meminta Spotify mengeluarkan tanggapan atas surat terbuka mereka paling lambat 18 Mei.
Melalui surat resmi, Kepala Urusan Global dan Kepala Bagian Hukum Spotify Horacio Guttierez, menjelaskan jika Spotify tidak pernah menerapkan teknologi yang deteksi emosi itu dalam paten di salah satu produknya dan menyatakan memang tidak berencana untuk melakukannya.
"Terkadang inovasi tersebut akhirnya diterapkan di produk kami dan terkadang tidak. Keputusan untuk mematenkan invensi tidak selalu mencerminkan niat perusahaan untuk mengimplementasikan invensi tersebut dalam suatu produk, tetapi dipengaruhi oleh sejumlah pertimbangan lain, termasuk tanggung jawab kami kepada pengguna dan masyarakat luas,” bunyi surat Guttierez. Surat tersebut sudah dikirimkan pada April ke Acces Now, salah satu anggota koalisi yang turut membuat surat terbuka ke Spotify. (M-1)
Spotify resmi meluncurkan fitur Group Chat di tahun 2026. Simak 5 keunggulan utamanya, mulai dari integrasi in-app hingga rekomendasi berbasis AI.
Persaingan layanan streaming musik digital 2026 semakin ketat, dengan Spotify dan YouTube Music tetap menjadi dua platform paling dominan di dunia,
Berdasarkan data per 29 Desember 2025, Idgitaf yang bernama asli Brigitta Sriulina Beru Meliala ini berhasil menyentuh angka fantastis, yakni 16,8 juta pendengar bulanan.
Wrapped 2025 fokus pada visualisasi yang lebih mendalam dan personalized. Salah satu fitur utamanya adalah “Sound Town” yang ditingkatkan.
Spotify Wrapped adalah tradisi tahunan yang dinantikan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia.
Spotify Wrapped adalah salah satu momen yang paling dinantikan oleh para pengguna Spotify di seluruh dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved