Minggu 25 April 2021, 05:52 WIB

Jejak Memori dan Mimpi dalam Rumpun Minari

Fathurrozak | Weekend
Jejak Memori dan Mimpi dalam Rumpun Minari

CBI Pictures
Film Minari

 

Minari adalah film sentimental yang didasarkan pada masa kecil sang sutradara Lee Isaac Chung. Film ini adalah rekaman kenangan dan pergulatan keluarga petani dalam menggapai impian.

Mengapa film ini penting untuk ditonton? Bagi saya, Minari memberikan perspektif ketimuran (Asia) tentang film bertema American Dream. Ia berhasil memunculkan rasa kedekatan dan empati saya sebagai penonton.

Misalnya, pada saat nenek Soonja (Youn Yuh-jung) datang mengunjungi keluarga putrinyanya, Monica (Han Ye-ri), di Arkansas, dengan membawa buah tangan berbungkus kresek putih. Isinya, teri dan bubuk cabai.

Monica terharu, apalagi sudah bertahun-tahun ia tidak berjumpa dengan sang ibu semenjak bertolak dari Korea ke Amerika. Bersepakat dengan suaminya, Jacob (Steven Yeun), ia mengajak Soonja tinggal bersama.

Keluarga Jacob dan Monica sebelumnya tinggal di California sebelum akhirnya pindah ke tempat terpencil di suatu desa di Arkansas. Mereka menempati rumah beroda, di atas lahan yang tidak diminati orang.

Jacob bermimpi memiliki lahan pertanian di sana setelah lama bekerja di pabrik penetasan ayam. Ia ingin menjadi petani yang memasok sayur-mayur Korea untuk para imigran Korea di AS. Impian Jacob itulah yang menjadi pengantar plot sekaligus sumber konflik dalam cerita.

Yeun sebagai Jacob menampilkan persona kepala keluarga yang berupaya memikul semua beban sendiri, cerdik juga ulet. Aktingnya menciptakan sejarah di ajang penghargaan Oscar, dengan menjadikan Yeun sebagai aktor keturunan Asia pertama yang mendapat nominasi di kategori Aktor Utama terbaik.

Akting apik lain juga ditampilkan Youn Yuh-jung dan Alan Kim, pemeran David, anak bungsu pasangan Jacob-Monica. Bagi Yuh-Jung, yang juga masuk nominasi Oscar 2021 untuk aktris pendukung terbaik, Minari ialah film Amerika perdananya setelah kurang lebih lima dekade ia berkarier.

Menarik bagaimana seiring film bergulir, penonton dapat melihat hubungan antara Jacob dan Monica (dibuat) merenggang. Di saat sama, Soonja dan cucunya, David, justru mendekat.

Hidup ala petani

Hidup sebagai petani, harus siap dengan risiko gagal panen. Bergulat dengan alam yang tak menentu, atau distribusi yang tidak bisa dipastikan, juga utang karena modal yang diperlukan untuk bertani, tidak sedikit.  Faktor-faktor itu jadi pemicu ketegangan antara Jacob dan Monica yang merasa menjadi petani ialah suatu kesalahan.

Namun, sang sutradara Lee Isaac Cheung tidak ingin menutup film dengan suram. American dream tak boleh padam. Ia tetap dapat hidup lewat hal sederhana, seperti ketika tanaman minari (semacam seledri air yang banyak dipakai di masakan Asia, termasuk Korea) yang ditanam Soonja tumbuh subur dengan sendirinya.

Minari, menurut Soonja adalah sayuran yang diperuntukkan bagi semua, kaya-miskin boleh memakannya, bisa dimasak menjadi apa saja. Apa yang tersisa dari semusim panen yang gagal, hutang bank yang menunggu dilunasi, dan keutuhan keluarga di ujung tanduk, barangkali kesederhanaan sayur minari itu bisa menjadi penawar ekspektasi yang terlalu tinggi, dan menyederhanakan mimpi petani.

Pada akhirnya, Minari ialah mengenai keluarga dan apa yang menyatukan serta menumbuhkan mereka bersama. Barangkali, film ini semacam Keluarga Cemara versi Hollywood.

Dengan kisah yang universal, akting para cast nan natural, dan craftsmanship yang apik dari Cheung, Minari akan membuat Anda larut dalam emosi. Kesan sentimental dalam film ini juga diperkuat scoring dari Emile Mosseri. Kenangan, kesedihan, kegagalan, dan nyala kecil harapan seperti berbicara lewat musik yang diramu Mosseri.

Minari telah tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai Rabu, 21 April 2021. Film ini meraih enam nominasi Oscar. Selain untuk aktor utama terbaik, Minari juga dinominasikan untuk film terbaik, sutradara terbaik, skenario asli terbaik, aktris pendukung terbaik, dan original scoring terbaik. (M-2)

 

Baca Juga

Dok. JFW 2022

Koleksi Adaptasi Masa Disrupsi di JFW 2022

👤Putri Rosmalia 🕔Senin 29 November 2021, 17:10 WIB
JFW 2022 telah berlangsung 25 - 28 November...
Dok. Sejauh Mata Memandang/ Jakarta Fashion Week/ Tiktok Indonesia

Sejauh Mata Memandang dan Dian Sastrowardoyo Ajak Cintai Bumi lewat Fesyen

👤Putri Rosmalia 🕔Senin 29 November 2021, 16:15 WIB
Koleksi kolaborasi mereka ditampilkan di Jakarta Fashion Week...
Promobot

Perusahaan ini Tawarkan Rp2 Miliar buat Relawan yang Bersedia 'Pinjamkan' Wajahnya untuk Robot

👤Irana 🕔Senin 29 November 2021, 15:59 WIB
Produsen robot Promobot saat ini sedang mencari wajah untuk robot humanoid berikutnya, yang akan digunakan di hotel, pusat perbelanjaan,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya