Senin 08 Maret 2021, 17:27 WIB

Tips Menetralkan Kulit dari Kosmetik Abal-Abal

Retno Hemawati | Weekend
Tips Menetralkan Kulit dari Kosmetik Abal-Abal

eminenceorganics.com
Ilustrasi

BANYAK orang ingin memiliki kulit yang sehat namun caranya kadang salah. Jalan pintas dengan hasil instanpun dipilih, belum lagi jika harganya terlalu murah, tidak berizin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan tidak berlabel halal. Kulitpun menjadi rusak.

Sebelum terlanjur menjadi parah, dr. Fatimah Zahra, M.Biomed AAM saat launching Sheima kosmetik lokal berkandungan antibakteri, Senin (8/3) mengemukakan pendapatnya. "Krim abal-abal itu dalam asumsi saya mengandung logam berat, merkuri. Mudah-mudahan belum muncul efek serius. Jika kita tahu mengandung merkuri, harus segera dihentikan," katanya.

Dokter Fatimah menambahkan, semakin lama dipakai produk bermerkuri akan semakin menumpuk di jaringan kulit dan perlu waktu lama hingga tahunan untuk menghilangkannya.

Meski demikian, ada solusi yang diberikannya. Yang pertama adalah mengonsumsi antioksidan yang tinggi. "Supaya logam berat tidak berefek lama karena mengendap di ginjal, juga harus disertai minum air putih yang banyak. Jangan lupa diet sehat, konsumsi makanan dengan banyak serat, dan menjalani gaya hidup yangs sehat," katanya.

Dia juga menyarankan untuk memilih produk kecantikan yang sudah berizin BPOM, berlabel halal, dan konsultasi ke dokter kulit atau dokter kecantikan. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Yuri KADOBNOV / AFP

Nasib Seniman Rusia dan Wajah Kota yang Berubah

👤Adiyanto 🕔Kamis 15 April 2021, 07:10 WIB
Beberapa pihak khawatir Moskow akan kehilangan bagian penting dari karakternya dengan modernisasi yang tumpul...
 Boris HORVAT / AFP

Anak Berusia 9 Tahun Beri Nama Spesies Baru Spons Laut di Inggris

👤Bagus Pradana 🕔Kamis 15 April 2021, 06:05 WIB
Karena ejaan 'parpal' (ungu) yang khas Norflok, membuat para ahli bersepakat secara bulat dengan usulan anak sembilan tahun...
Sajjad HUSSAIN / AFP)

Kebiasaan Mengonsumsi Madu Ternyata Sudah Dimulai 3.500 Tahun Lalu

👤Galih Agus Saputra 🕔Kamis 15 April 2021, 04:10 WIB
Wilayah ekskavasi Breunig bersama Dunne di Nok kini dianggap sebagai situs perburuan madu tertua yang pernah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya