Selasa 02 Maret 2021, 20:39 WIB

Film Biopic Tina Turner Diputar di Festival Film Berlin

Adiyanto | Weekend
Film Biopic Tina Turner Diputar di Festival Film Berlin

MARK RALSTON / AFP
Tina Turner berpose di karpet merah pada acara peragaan busana di Beijing, Tiongkok 2012

FILM biopik mengenai kehidupan penyanyi legendaris Tina Turner diputar di Festival Film Berlin, Selasa (2/3). Film berjudul Tina itu disutradarai Dan Lindsay dan T.J. Martin.

Film dokumenter itu berkisah tentang enam dekade perjalanan karier Turner di industri musik dunia. Namun, menurut Turner sebenarnya ada lebih banyak lagi kisahnya.

Film itu disebut sebagai perpisahan Turner yang kini berusia 81 tahun kepada penggemarnya. Film dokumenter tersebut mencakup wawancara emosional di mana dia menceritakan masa kecilnya yang kelam sebagai buruh pemetik kapas di sebuah ladang di Tennessee.

Di situ juga terungkap kehidupan awal menyanyinya bersama suami pertamanya yang kejam, Ike Turner, dan tahun-tahun kesepiannya sebagai lady rocker top dunia.

Pada 1993, film biopic tentang Turner juga pernah dibuat. Film berjudul  What's Love Got to Do with It itu, diangkat dari buku biografinya yang berjudul I, Tina: My Life Story, yang ditulis Kurt Loder. What’s Love Got to Do With it sendiri merupakan judul lagu sekaligus album hit Turner yang dirilis pada 1984.

Namun, Turner yang terkenal kritis terhadap film tersebut, menolak untuk menontonnya selama beberapa tahun. Dia juga menolak penggambarannya sebagai ‘korban’ di film itu.

"Setelah semua sukses yang saya raih, orang-orang masih membicarakan Ike dan Tina. Saya tidak tertarik untuk menceritakan kisah hidup saya yang sangat memalukan itu. Tapi saya merasa itulah salah satu cara agar saya bisa melepaskan diri dari wartawan," katanya.

Oprah Winfrey menyebut Turner sebagai pelopor dalam berbicara tentang traumanya di saat hal itu masih langka di industri hiburan. "Ketika itu tidak ada yang berbicara tentang pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga," kata Winfrey, yang juga korban penganiayaan saat kecil.

Turner mengakui hingga hari ini, dia masih trauma dipukuli. "Adegan itu muncul kembali, seperti sedang bermimpi, gambar aslinya ada di sana.  Ini seperti kutukan," katanya.

Suami Turner yang berkebangsaan Jerman, Erwin Bach, menganalogikan istrinya itu seperti prajurit yang kembali dari perang.

Film dokumenter itu juga menyoroti rintangan yang harus dihadapi Turner, sebagai wanita paruh baya kulit hitam yang dijadikan simbol seks di stadion. "Saya bermimpi: impian saya adalah menjadi penyanyi rock'n'roll kulit hitam pertama yang mengemas tempat-tempat seperti (Rolling) Stones," katanya.

Turner juga pernah beberapa kali duet di atas panggung dengan Mick Jagger bersama bandnya, di antaranya dalam acara Rock n roll Hall of Fame tahun 1989.

Konser tunggal Turner terakhir terjadi pada 2009 dengan tajuk Tina!: 50th Anniversary Tour. (AFP/M-4)

 

Baca Juga

Rehman Asad / AFP

AS Utus John Kerry ke Tiongkok Bahas Perubahan Iklim

👤Adiyanto 🕔Rabu 14 April 2021, 12:05 WIB
Misi Kerry dilakukan sebagai persiapan untuk KTT iklim virtual yang digagas Presiden Joe Biden yang bakal dihelat pekan...
Yuki IWAMURA / AFP

Jepang Berencana Buang Air Limbah Nuklir Reaktor Fukushima ke Laut

👤Putri Rosmalia 🕔Rabu 14 April 2021, 08:15 WIB
Penolakan terus datang dari berbagai pihak. Mulai dari nelayan lokal, aktivis lingkungan, serta pemerintah...
tangkapan layar google

Google Luncurkan Tiga Fitur Baru di Bulan Ramadan

👤Adiyanto 🕔Rabu 14 April 2021, 07:20 WIB
Dengan Asisten Google, Anda juga dapat diingatkan waktu sahur cukup dengan bicara “bangunin sahur jam 3...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya