Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
STUDI berjudul Oscar Is A Man: Sexism and the Academy Awards oleh Kenneth Grout dan Owen Eagan dari Emerson College Amerika Serikat (AS) mengungkap ketimpangan gender dalam sejarah penyelenggaraan Oscar. Film yang memiliki pemeran utama seorang aktor memiliki peluang dua kali lebih besar untuk menjadi film terbaik. Kemudian, para aktor yang filmnya masuk nominasi terbaik juga memiliki peluang dua kali lebih besar untuk masuk nominasi akting terbaik. Hal ini tidak terjadi pada para aktri.
Studi ini menganalisis bias gender implisit Academy Awards dan kurangnya kesetaraan gender dalam sejarah Oscar. Studi yang diterbitkan di jurnal Tripodos ini menggunakan analisis komparatif Academy Awards untuk Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik dan Aktris Pendukung Terbaik dengan Academy Awards untuk Film Terbaik. Periode yang dianalisis, dimulai dari munculnya AMPAS (Academy of Motion Picture Arts and Sciences) hingga saat ini. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan data dari AMPAS dan IMDb.
Dalam temuannya itu Kenneth dan Owen mengungkap, total aktor yang mendapat penghargaan di kategori film terbaik adalah 124. Di dalam jumlah itu ada 27 aktor yang memenangi aktor terbaik, 35 aktor menjadi nomine di kategori yang sama, 17 aktor memenangi aktor pendukung, dan 45 aktor menjadi nomine di kategori itu. Sementara itu, total aktris yang mendapat penghargaan dalam film terbaik hanya berjumlah 71. Dengan jumlah tersebut, persentasenya laki-laki mendominasi dengan 64% sementara perempuan dengan 36%.
“Temuan kami menunjukkan, Oscar adalah laki-laki. Namun, jumlah nominasi dan pemenang di antara aktor dan aktris film terbaik dalam tiga tahun terakhir sedang menuju tren ke arah yang benar, dengan tiga untuk laki-laki dan dua untuk perempuan,” kata Kenneth dikutip dari Variety, Selasa (8/12).
“Studi ini konsisten, dengan banyak indikator lain terkait ketidaksetaraan gender di Hollywood. Seperti gender pay gap. Karena ini bukan pertanyaan tentang bakat atau pemasaran, kemajuan ini hanya dapat dicapai melalui perubahan sistemik,” tambah Owen.
Kenneth dan Owen menyimpulkan, pembubaran sistem studio lama Hollywood pada akhirnya lebih merugikan perempuan daripada laki-laki. “Satu hal yang secara teoritis pasti: perempuan harus bekerja lebih keras daripada laki-laki untuk mencapai pengakuan yang sama, gaji yang sama, dan akses yang sama ke proyek-proyek prestise,” bunyi kesimpulan dalam makalah tersebut. (M-1)
Film Netflix K-Pop Demon Hunters mendominasi Annie Awards ke-53 dengan 10 kemenangan termasuk Best Feature. Apakah Oscar akan jadi target selanjutnya?
Film Marty Supreme mengisahkan perjalanan Marty Mauser (Timothee Chalamet) , seorang pemuda ambisius dengan mimpi besar yang terus diremehkan oleh lingkungannya.
Di antara nama yang baru pertama kali masuk nominasi Piala Oscar, Michael B. Jordan jadi salah satu yang paling mencolok.
Sinners berhasil melampaui rekor nominasi terbanyak sepanjang sejarah Academy Awards setelah mengantongi 16 nominasi untuk ajang Piala Oscar tahun ini.
Saat menerima pengragaan di atas panggung, Kieran Culkin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada sang ibu, istrinya Jazz Charton dan tim dari film A Real Pain.
Gene Hackman, salah satu aktor terbesar dalam sejarah Hollywood, telah meninggal dunia pada usia 95 tahun. Bersama istrinya, Betsy Arakawa, dan anjing kesayangannya ditemukan tak bernyawa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved