Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA peneliti dari Washington State University mengklaim telah menemukan sebanyak 24 planet yang dapat mendukung kehidupan manusia lebih baik dibandingkan bumi. Seluruhnya berada di luar tata surya.
Planet-planet tersebut terletak lebih dari 100 juta tahun cahaya dari bumi. Meski begitu, 24 planet itu dianggap sebagai harapan terbaik bila ingin menemukan tempat tinggal selain bumi.
Kepala peneliti Washington State University, Dirk Schulze-Makuch, mengatakandalam waktu dekat mereka akan melakukan penelitian lanjutan mengenai temuan tersebut.
"Dengan teleskop ruang angkasa termutakhir yang akan segera rampung, kami akan bisa mendapatkan lebih banyak informasi. Jadi kami harus menentukan planet mana yang lebih dulu akan dijadikan fokus penelitian," ujarnya, seperti dilansir dari mirror.co.uk, Selasa, (6/10).
Planet-planet tersebut dinilai layak untuk dihuni karena beberapa alasan. Mulai dari usianya yang lebih tua dari bumi, lebih luas, lebih hangat, dan juga lebih basah dari bumi. (M-4)
Teleskop Hubble NASA berhasil menangkap citra paling tajam komet antarbintang 3I/ATLAS. Objek misterius ini melaju hingga 209.000 km/jam dan berasal dari luar tata surya.
Ledakan supernova ternyata hanya memancarkan 1% energi dalam bentuk cahaya. Sisanya dibawa neutrino, partikel misterius yang membuka rahasia inti bintang.
Bintang kuno PicII-503 ditemukan sebagai “kapsul waktu” dari awal alam semesta. Komposisi uniknya memberi petunjuk tentang bintang pertama dan evolusi galaksi.
Penelitian berbasis data satelit Gaia mengungkap Matahari kemungkinan bermigrasi dari bagian dalam Galaksi Bima Sakti.
Astronom lewat teleskop James Webb temukan planet baru L 98-59 d. Planet lava ini berbau telur busuk dan membuka kategori baru dalam ilmu astronomi.
Peneliti menemukan bukti baru ekspansi alam semesta mungkin lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Apakah ini jawaban atas perdebatan panjang para astronom?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved