Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Grup rocker gaek Bon Jovi meluncurkan album anyar, empat tahun setelah This House is Not for Sale (2016).
Pada Jumat (2/10) lalu, band beranggotakan lima personel itu merilis album studio kelima belas mereka, 2020. Awalnya album ini dijadwalkan untuk rilis pada Mei, namun Bon Jovi menunda perilisan album tersebut lantaran pandemi virus korona.
Dilansir dari people.com (2/10), frontrunner band, Jon BonJovi mengaku dalam album barunya tersebut, ia sempat menambahkan beberapa buah lagu yang ia karang selama menjalani karantina covid-19, antara lain lagu tentang Pandemi "Do What You Can" dan tentang gerakan Black Lives Matter, "American Reckoning".
Meski karakter musik rock 'riang' dan optimistis seperti dalam album 'Slippery When Wet' (1986) yang kemudian jadi ciri khas Bon Jovi tidak nampak dalam album baru ini, Bon Jovi mengaku bahwa untuk rocker senior berusia 58 tahun seperti dirinya, ia cukup puas dengan lagu-lagu anyar garapannya.
"Saya dibesarkan di lingkungan kelas menengah pinggiran kota New Jersey, di mana orang tua saya semua orang bekerja untuk mewujudkan apa yang dinamakan 'impian Amerika', jadi saya tidak bisa menulis apa pun selain 'You Give Love a Bad Name,'" ungkapnya seperti dilansir people.com (2/10).
"Tapi pada usia 58 ini, jika saya mencoba menulis ulang 'Bad Name' lagi, pasti saya akan kecewa dengan lagu tersebut dan akan berkata, 'Yah... '," sambungnya.
Legenda rockstar Amerika itu mengaku sangat senang karena masih dapat berkarya dan menjadi saksi sejarah dari berbagai peristiwa besar yang terjadi belakangan ini. .
"Saya sangat bangga untuk menampilkan album tersebut, meski berisiko dikritik," ungkap Bon Jovi.
"Sebuah karunia yang besar bagi seorang seniman adalah saat menjadi saksi sejarah dan mengabadikan momen tersebut dengan kemampuannya," pungkasnya. (People/M-2)
DKI Jakarta menyelenggarakan doa bersama lintas agama dan hiburan lainnya termasuk konser.
MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11).
Kolaborasi antara Loket, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital.
Tiga perangkat terbarunya yakni Xiaomi Watch S4, Xiaomi OpenWear Stereo Pro, dan Xiaomi Smart Band 10 Glimmer Edition
Kehadiran Pagaehun menjadikan Icon Bali sebagai mal pertama yang menghadirkan konser publik artis K-Pop Korea di Bali.
Lebih dari dua dekade perjalanan memperlihatkan konsistensi Muchtar P Simanjuntak dalam membangun visi besar. Ia tidak pernah berhenti menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan.
DI penghujung tahun 2025, Petrus Mahendra atau Mahen kembali menelurkan karya terbaru setelah sebelumnya meluncurkan mini album bertajuk Setelah kau Pergi.
NDARBOY Genk merilis lagu baru berjudul Lanang Tenan, yang terinspirasi dari momen kelahiran anak keduanya, Nuno Swara Banyu Jayawijaya.
SETELAH merilis lagu Kamu Pemain atau Pelatih, penyanyi Avolia merilis single anyar berjudul Teman Makan Teman.
GRUP band The Lantis, yang populer dengan single Lampu Merah dan saat ini telah mencapai 65 juta pendengar di platform streaming, kali ini merilis single anyar berjudul Bunga Maaf.
MENUTUP tahun 2024, penyanyi Mahen merilis album mini bertajuk Setelah Kau Pergi di bawah naungan label Indo Semar Records.
Ihateband baru saja merilis single perdana mereka berjudul Kemana Otakku Berlari pada 9 November 2024 secara digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved