Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah pandemi covid-19 yang belum ditemukan vaksinnya, sistem kekebalan atau sistem imun menjadi perangkat penting tubuh guna menangkal virus baru tersebut. Sistem imun melindungi tubuh dengan mengidentifikasi benda asing, mulai dari virus, bakteri, hingga parasit, kemudian mencari dan menghancurkannya. Namun, agar sistem imun dapat berfungsi baik untuk melindungi dan menjaga tubuh dari infeksi akan bergantung pada nutrisi baik yang dikonsumsi. Berikut adalah tiga asupan penting untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap dalam kondisi prima:
1. Protein
Sistem imun diketahui memiliki kekuatan khusus dalam bentuk sel darah putih. Sel-sel tersebut menghasilkan protein khusus yang disebut antibodi -- yang berfungsi mencari dan menghancurkan virus dan bakteri yang menyerang tubuh. Karena antibodi sendiri adalah protein, untuk itu tubuh memerlukan protein yang cukup dalam asupan makanan guna memastikan dapat memproduksi antibodi yang dibutuhkan tersebut.
Protein sehat seperti yang terdapat dalam ikan, unggas, daging tanpa lemak, kedelai, dan produk susu rendah lemak, menyediakan bahan pembangun yang dibutuhkan tubuh untuk membuat protein khusus tersebut.
2. Buah dan Sayur
Buah dan sayur memiliki peranan kunci dalam kesehatan sistem imun. Hal tersebut karena buah dan sayur merupakan sumber vitamin A dan C, serta fitonutrien. Vitamin C diketahui mendorong tubuh untuk memproduksi antibodi, sementara vitamin A mendukung kesehatan kulit dan jaringan saluran pencernaan, serta sistem pernapasan. Kedua hal tersebut bertindak sebagai langkah pertama pencegahan terhadap 'penjajah asing' masuk ke tubuh.
Adapun fitonutrien yang banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, bertindak sebagai antioksidan. Antioksidan sendiri dapat membantu mengurangi stres oksidatif pada tubuh yang dapat melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan suatu penyakit.
3. Bakteri Baik
Menjaga kesehatan sistem pencernaan juga tak kalah penting dalam mendukung fungsi sistem imun dalam tubuh. Hal tersebut lantaran saluran pencernaan menjadi rumah bagi triliunan bakteri yang memiliki banyak fungsi dalam meningkatkan kesehatan tubuh. Beberapa jenis bakteri diketahui membantu memecah serat dalam makanan, sementara bakteri yang lain mengonsumsi gas usus, dan ada pula bakteri yang membantu menghasilkan vitamin, seperti vitamin K dan B12.
Bersamaan dengan saluran pencernaan tubuh yang dipenuhi dengan bakteri baik, bakteri berbahaya dapat pula memasuki dan menjejali saluran pencernaan. Untuk itu dibutuhkan lebih banyak bakteri baik untuk mengalahkan bakteri berbahaya di dalam saluran pencernaan. Beberapa sumber asupan bakteri baik di antaranya ialah produk susu yang difermentasi dengan kultur bakteri, seperti yoghurt dan kefir. (M-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved