Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Virus COVID-19 paling umum menyebar melalui tetesan partikel pernapasan seperti lewat batuk atau bersin dari seseorang yang terinfeksi, di samping kontak fisik tanpa perlindungan atau penghalang yang baik.
Namun, mengutip Livescience, virus yang menyerang saluran pernapasan itu juga dapat menyebar melalui tinja. Tak hanya itu, baru-baru ini ada penelitian menyebut bahwa COVID-19 juga dapat ditularkan dari air mata dan sekresi mata seseorang yang terinfeksi virus tersebut.
Hal tersebut terkuak dari penelitan yang dilakukan para ilmuwan dari Rumah Sakit Afiliasi Pertama Fakultas Kedokteran, Universitas Zhejiang, Tiongkok. Penelitian dilakukan terhadap 30 kasus infeksi COVID-19 di rumah sakit tersebut dengan mengambil sampel baik dari mata kanan dan kiri pasien, dalam rentang waktu 26 Januari hingga 2 Februari lalu.
Di antara mereka, dua sampel air mata dan sekresi konjungtiva yang diperoleh dari satu pasien yang memiliki konjungtivitis atau peradangan mata ditemukan mengandung virus melalui tiga tes asam nukleat. Sementara 58 sampel dari pasien lainnya menunjukkan hasil negatif, dengan enam sampel pertama yang dikumpulkan lebih dulu dinyatakan negatif COVID-19. Mengutip CNA, penelitian lebih lanjut akan dilakukan guna menemukan bagaimana virus COVID-19 tersebut dapat menginfeksi mata.
Seorang profesor oftalmologi yang memimpin jalannya penelitian, Shen Ye, mengatakan bahwa melalui pengobatan antivirus, konjungtivitis pasien tersebut telah membaik dengan hasil negatif di mata. Temuan bahwa COVID-19 dapat ditularkan melalui air mata dan sekresi mata itu memberi peringatan bahwa perawat medis disarankan untuk memakai kacamata medis - selain masker- guna menangkis virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, tersebut. (xinhua/taiwannews/M-2)
BACA JUGA: Lebih Jitu Ketimbang Masker, Ini Tujuh Cara Memacu Imunitas
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved