Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH gerakan Jumat Batik dan Selasa Berkebaya, kini hadir Kamis Nusantara. Menggunakan tagar #KamisNusantara, gerakan ini merupakan ajakan mengenakan pakaian tradisional setiap hari kamis.
Komunitas Kridha Dhari dan Forum Alumni Nusantara (FAN) sebagai penggagas gerakan itu menyatakan jika pakaian tradisional yang ingin diangkat sangatlah luas. Tidak hanya berbagai jenis kain adati melainkan juga aksesorisnya, termasuk penutup dan ikat kepala.
"Otomatis dengan kita bangga berpakaian nusantara ini para pelaku dan pengerajin budaya di daerah-daerah itu bisa lebih terbantu, saya mengajak terutama untuk orang-orang yang berada di kota-kota besar dengan memakai pakaian seperti ini baik untuk aktivitas sehari-hari," tutur Precilla Estevina, Ketua Umum Komunitas Kridha Dhari Indonesia, dalam konfrensi pers yang berlangsung di Jakarta, kamis (14/11).
Pada kesempatan itu digelar pula acara bincang kebudayaan dengan tajuk "Kita Indonesia Keren, Wastra Nusantara Untuk Bangsa". Sejalan dengan Precilla, mantan model tahun 90an yang kini dikenal sebagai perancang busana dan pegiat budaya, Dhanny Dahlan turut hadir sebagai pemateri dalam acara bincang-bincang tersebut.
Ia mengakui bahwa Indonesia memiliki khasanah budaya terutama kain nusantara yang amat banyak. Setidaknya di Indonesia tersebar 12 teknik tenun tradisional yang mampu menghasilkan ribuan motif kain tenun dengan cerita dan ciri khas yang berbeda-beda di tiap daerahnya.
"Indonesia adalah negara yang terkaya dalam penguasaan teknik tenunnya, kita memiliki 12 teknik tenun tradisional yag tersebar dari Sabang dan Papua. Tenun adalah teknik dasar pembuatan kainnya, yang darinya lahirlah pengembangan 12 jenis teknik tadi, seperti Tenun Songket dan Tenun Ikat. Itu penting saya sampaikan karena kita sering terbalik dalam menyebut tenun ini," terang Dhanny Dahlan.
Selain Dhanny Dahlan, acara tersebut juga dipandu oleh Asep Kambali, sejarawan Indonesia yang juga merupakan pendiri dan presiden dari Komunitas Asep Dunia. Ia mengapresiasi gerakan berbusana nusantara yang telah diinisiasi oleh Kridha Dhari, menurutnya salah satu kunci utama untuk menjaga persatuan dan kesatuan di negara ini adalah mengenali ragam budaya yang tersebar di seantero Indonesia.
"Kebhinekaan yang dimiliki Indonesia ini sebenarnya mampu menjadi potensi kalau kita mampu menjaga dan mengelolanya. Tapi ia bisa juga menjadi petaka bila kita tidak saling kenal satu sama lainnya, konflik horizontal akan terjadi bila kita tidak saling kenal, makanya budaya itu harus kita jaga sebagai potensi untuk membangun Indonesia," tegas Asep. (M-1)
inDrive berupaya menjawab tantangan lonjakan permintaan penumpang di Bandung yang belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan armada,
Kampanye #PlayMyWay dilakukan sepanjang 2025 dengan berbagai aktivitas yang merangkul berbagai pihak untuk menghadirkan pengalaman autentik.
Revisi UU Pemilu, pergeseran fokus dari sanksi pidana ke sanksi administratif yang dinilai lebih memberikan efek jera kepada peserta pemilu.
Kampanye di era digital menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.
BLP Beauty, merek kecantikan lokal yang didirikan oleh Lizzie Parra, bekerja sama dengan Du Anyam, sebuah kewirausahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan
WARGA Jakarta dikejutkan oleh pemandangan tidak biasa pada Jumat, (18/7). Tiga unit mobil sport supercar dengan desain visual mencolok, bersama tiga truk LED bergaya futuristik,
Sekolah lapang memerlukan dukungan dan kemitraan berbagai pihak agar fokus utama dalam pemberdayaan masyarakat bisa tercapai.
Masyarakat adat Dayak tidak bisa dipisahkan dari alam, dari hutan, dari sungai dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya tetapi sekaligus menjaga dan merawatnya.
Jaga Kekondusifan di Bumi Melayu, Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi
SRI Sultan Hamengku Buwono X turut hadir dalam acara resepsi pernikahan Stevi Harman dan Mario Pranda yang digelar di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.
Dia harap suasana keakraban tetap terjalin. Selain itu, tidak saling menjelekkan dan memaki.
Gelar Tadulako yang diterima oleh Hermansyah ditandai dengan pemasangan Siga, ikat kepala yang jadi simbol kebesaran masyarakat adat Kaili.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved