Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Bahaya mikroplastik telah lama menjadi masalah mengerikan di bidang lingkungan dan kesehatan. Pasalnya mikrcoplastik disinyalir memiliki kandungan endokrin atau bahan senyawa kimia beracun.
Ukurannya yang kecil, kurang dari lima milimeter, bisa saja termakan hewan dan terakumulasi di saluran pencernaannya. Seperti ikan, kerang hingga nyamuk sekalipun.
Dilansir CNBC dari jurnal The Society Society Biology Letters, peneliti menemukan ketika nyamuk memakan mikroplastik, plastik itu tetap berada dalam tubuhnya hingga dewasa.
Berdasarkan penelitian itu, nyamuk muda yang memakan potongan kecil plastik, dapat mencemari serangga dan mamalia lain. Jadi, mikroplastik dapat ditransfer ke apa pun yang memakan nyamuk itu, termasuk burung. Para peneliti berpikir cara ini membuat plastik naik ke rantai makanan.
"Implikasinya, Anda memiliki plastik di bagian bawah kolam yang kemudian naik ke udara dan dimakan laba-laba dan kelelawar, bahkan hewan yang biasanya tidak memiliki akses ke plastik itu," kata Amanda Callaghan, penulis jurnal di Universitas Inggris.
Mikroplastik yang digunakan dalam penelitian ini adalah manik-manik lateks berukuran kecil. Sehingga mudah ditransfer kepada nyamuk. "Salah satu langkah selanjutnya adalah mengambil sampel danau dengan plastik dan nyamuk untuk mengukurnya," lanjut Callaghan.
Mikroplastik umum terjadi di perairan di seluruh dunia. Bahkan es Artik tercekat dengan jumlah polutan yang tercatat .
Kini dalam upaya mengurangi mikroplastik, beberapa negara termasuk wilayah AS dan Inggris, telah melarang microbeads yang ditemukan di pasta gigi, scrub wajah, dan gel shower. (M-3)
Baca juga : Dua Gelas Soft Drink Pertinggi Risiko Kematian
Pembakaran plastik yang tidak sempurna melepaskan senyawa beracun yang sangat stabil, yakni dioksin dan furan.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
Pemerintah terus mendorong penggunaan sustainable material di sektor industri, salah satunya melalui pengembangan bioplastik.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Para ilmuwan dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, berhasil mendemonstrasikan bahwa kera besar memiliki kapasitas kognitif untuk "bermain pura-pura" (play pretend).
STUDI dari Spanyol melakukan sebuah penelitian untuk mencoba membantu diagnosis penyakit Alzheimer pada usia 50 tahun. Percobaan itu dilakukan dengan melakukan tes darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved