Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MESKI cenderung lambat, larangan ‘bahasa binatang’ akhirnya mulai tampak di Twitter.
Hampir 10 bulan setelah perusahan itu mengumumkan rencana untuk memukhtahirkan aturan penggunaanya, Twitter akhirnya merilis perubahan pertama dan itu terkait ‘bahasa binatang’.
Namun larangan yang dimumkan Selasa (9/7) itu baru diterapkan pada penggunaan terhadap kelompok atau komunitas agama.
Di bawah aturan baru, Twitter akan memblok cuitan yang mengumpamakan kelompok agama dengan binatang, atau ujaran kebencian terhadap kelompok agama.
Namun, sebagaimana aturan Twitter lainnya, mereka mengungkapkan jika penerapannya bergantung pada laporan dari para pengguna.
Aturan ini juga dapat berlaku ke cuitan lama. Cuitan itu akan dihapus Twitter dan akunnya dapat diblok. Dalam aturan sebelumnya, Twitter tidak akan menghapus cuitan itu meski tampak jelas merupakan ujaran kebencian.
Berikut beberapa contoh cuitan bernada ujaran kebencian pada kelompok agama, yang dicontohkan Twitter akan bisa dihapus.
‘Kita perlu membasmi tikus-tikus ini. (Kelompok agama) menjijikkan,’.
‘ (Kelompok agama) itu seperti virus. Mereka membuat negara ini sakit,’. (Mashable/M-1)
Baca juga : Salah Paham Plastik Biodegradable
ERP tak lagi sekadar berfungsi sebagai penyimpan data dan alat otomasi dasar, melainkan harus berevolusi menjadi sistem yang mampu berpikir layaknya manusia.
PASAR perusahaan teknologi raksasa Apple menghadapi tantangan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pangsa pasar Iphone di Amerika Serikat turun dari 56% menjadi 49%
Xapiens berkomitmen menghadirkan solusi dan peluang kolaborasi di indutri teknologi.
Tiga entitas besar di bidang pengembangan talenta, teknologi, dan transformasi organisasi kini resmi melebur dalam satu identitas baru bernama KTM Solutions.
Australia dan Indonesia bekerja sama erat di bidang siber untuk membangun ketahanan siber dan melindungi dari kerentanan yang berdampak pada keamanan nasional.
Transformasi digital memberikan alat untuk bekerja lebih efisien, merespons kebutuhan pelanggan, dan selaras dengan praktik terbaik global.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved