Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG sore, musik gamelan terdengar mengalun dari ruangan tengah Panti Asuhan Dharmo Yuwono di Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng).
Anak-anak terlihat mengikuti gerakan sesuai dengan musik gamelan. Sesekali guru tari yang berada di depan memberikan aba-aba. Kiri, kanan, berputar. Sementara itu, sejumlah orangtua yang mengantarkan anaknya terlihat menonton latihan anaknya.
Itulah sanggar tari bernama Dharmo Yuwono, sesuai dengan nama panti asuhan. Sanggar itu didirikan pasangan suami istri Kamaru Syamsi pada 1979. Adapun panti asuhan telah berdiri jauh sebelumnya, yakni pada 1955. Dari sanggar itu telah dilahirkan ribuan penari. Mereka ada yang setahun, dua tahun, atau sampai tuntas kursus selama lima tahun.
“Waktu itu bersama almarhum bapak, saya punya inisiatif mendirikan sanggar tari. Kebetulan bapak juga sebagai pengelola panti, kemudian memanfaatkan ruang aula berukuran sekitar 7 meter x 13 meter sebagai tempat latihan sampai sekarang. Sudah banyak para penari yang diluluskan. Ribuan jumlahnya. Umumnya mereka anak-anak di luar panti. Kalau anak-anak panti, wajib ikut. Kalau penghuni panti gratis, tetapi mereka yang dari luar membayar kursus Rp75 ribu, (dengan) Rp25 ribu di antaranya untuk tabungan pada saat pentas akhir tahun,” jelas Sujiatun atau Ny Kamaru Syamsi kepada Media Indonesia pada Kamis (21/3).
Tidak hanya sanggar tari, pekerja, juga Panti Asuhan Dharmo Yuwono ada yang memiliki jiwa seni dengan membuat kerajinan wayang. “Iya, saya sebagai pekerja di panti asuhan juga menjadi perajin wayang. Banyak yang datang ke sini untuk membeli wayang. Jadi, di Dharmo Yuwono itu selain panti asuhan juga tempat nguri-uri kebudayaan khas, di antaranya adalah tarian klasik dan pembuatan wayang kulit,” kata Joko Purwanto, perajin wayang tersebut.
Sementara itu, Ketua Sanggar Tari Dharmo Yuwono Carlan mengatakan, anak-anak yang ikut serta dalam kursus tari, biasanya usia SD. Mereka dialah generasi Z atau postmillenial. “Setiap tahunnya, antusiasme warga yang ingin anaknya kursus menari di sini cukup tinggi.
Sebetulnya, ini upaya agar budaya jangan hilang ditelan zaman. Anak-anak itulah yang akan melanjutkan melestarikannya,” kata Carlan.
Itulah Panti Asuhan Dharmo Yuwono yang berbeda dengan panti-panti lainnya. Tidak semata menampung anak-anak yatim, yatim piatu, atau keluarga tidak mampu, tetapi juga memiliki visi lain, yakni melestarikan budaya. (M-3)
Musisi Sal Priadi siap menggelar kembali Memomemoria, sebuah festival multidisiplin yang melibatkan banyak cabang kesenian.
PELESTARIAN kesenian Kentrung Jepara harus terus diupayakan demi menyelamatkan kearifan lokal yang memiliki nilai budaya tinggi itu dari kepunahan.
Tari Topeng Juntinyuat asal Indramayu sukses memukau pengunjung saat tampil di Cultural Performance Stage dalam gelaran Osaka World Expo pada 28-29 Agustus lalu.
Lestari Moerdijat mengatakan inisiatif masyarakat berkesenian harus mendapat dukungan demi melestarikan kebudayaan nasional yang mampu memperkuat identitas dan persatuan bangsa.
IKATAN Keluarga Minangkabau (IKM) mengelar turnamen Golf Open memperebutkan piala bergilir Menteri Kebudayaan di Permata Sentul Golf Club, Bogor, Jawa Barat
Konsep yang dihadirkan beragam seperti teater, karya seni hingga pameran keindahan dari lokasi wisata yang ada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved