Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Bukan rahasia lagi industri kecantikan banyak menggunakan jasa influencer untuk mempromosikan produk kosmetik. Sayangnya beragam paket kosmetik yang diterima influencer itu kerap dibuang meski belum pernah dipakai.
Dilansir dari The Guardian, influencer kecantikan Jeffree Star harus menyingkirkan kotak dan kantong sampah berisi paket make up gratis senilai US$1juta. Sebagian besar dari produk itu belum pernah digunakan, hanya disingkirkan setelah dipromosikan melalui siaran di youtube, snapchats, dan instagram dan mendapat perhatian dari para gollower Jeffree.
Kondisi serupa dilakukan Youtuber kecantikan asal Australia Lauren Curtis. Ia kerap membuang paket gratis kosmetik yang diterimanya setelah menyiarkan kelebihan produk tersebut. Produk yang ia buang tersembunyi di bawah lapisan kotak, tisu, bungkus gelembung, kacang kemasan, dan disisipkan di antara busa.
Harus diakui, influencer memiliki pengaruh besar pada konsumen kecantikan. Curtis memiliki lebih dari 3,5 juta follower YouTube. Influencer lainnya Chloe Morello (2,6 juta follower), Shannon Harris (3,2 juta), dan Shani Grimmond (1,6 juta). Pada 2017, industri kecantikan global bernilai US$445miliar dan industri Australia diperkirakan bernilai lebih dari US$7,5miliar pada 2020. Mereka pun masih menggunakan jasa influecer untuk promosi produknya.
Tetapi audiens influencer makin selektif menonton video dan memilih produk. Seperti kritik yang disampaikan Canadian Samantha Ravndahl dan pengikutnya terhadap kemasan kosmetik Glossier Play milik unicorn Glossier.
Ravndahl bahkan melepas lebih dari 40 merek makeup yang menciptakan banyak sampah. Dia beralih membeli produknya sendiri dan direspon baik followernya.
"Glossier, saya benar-benar ingin Anda mempertimbangkan kembali pilihan kemasan ini. Tidak ada yang lebih estetika dari pada planet yang bersih," kata Ravndahl dalam video itu.
Pihak Glossier pun berjanji menghapus kemasan foil dan memformulasikan glitter-nya agar dapat terurai secara hayati. Respon mengurangi kemasan tata rias serupa dilakukan merek kecantikan lain. Hanya beberapa paket kosmetik, seperti foundation dan concealer saja yang dikirim pada influencer. Dengan begitu lusinan produk yang tidak cocok tidak terbuang jadi sampah.
Sementara itu, merek makeup seperti Kjaer Weis menangani limbah kemasan dengan menawarkan isi ulang. Compacts mereka terkenal berat dan mewah, tetapi tidak sekali pakai. Produk L'Oréal menjanjikan tiap produknya akan memiliki manfaat lingkungan atau sosial pada tahun 2020. (M-3)
Baca juga : Menanam dengan Hemat Air
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
DIKENAL sebagai pribadi yang praktis dalam tiap aspek kehidupan, Grace Tahir selalu mengutamakan efisiensi, termasuk dalam urusan perawatan kulit.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
K Beauty Camp tidak hanya membawakan produk-produk saja yang dapat pengunjung coba di tempat, namun seluruh pengunjung juga berkesempatan mencoba berbagai experience zone.
Cosmobeaute 2025 diprediksi menjadi ajang berkumpulnya 17.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor, dengan partisipasi 450 perusahaan peserta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved