Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah penelitian mengungkap fakta baru tentang karakter manusia. Dalam penelitian itu mengungkapkan mereka dengan pembawaan sederhana dan rendah hati ternyata memiliki pengetahuan yang lebih, ketimbang mereka yang gemar menyombongkan otak dan kepintaran mereka.
Sebagaimana disitat dari Daily Mail, penelitian itu menjawab fenomena mengapa orang-orang yang pendiam, lebih rendah hati menjadi peserta tim kuis terbaik. Sebab, orang-orang dengan karakter sederhana ini memiliki pengetahuan lebih banyak dari pada mereka yang sesumbar perihal seberapa pintar mereka.
Penelitian dilakukan tim peneliti dari Pepperdine University di California pada 1.200 peserta untuk menentukan kerendahan hati intelektual. Yakni kesediaan menerima kekurangan dalam diri seseorang dan kemampuannya menyerap pengetahuan. Temuan ini dilaporkan dalam The Journal of Positive Psychology.
Para peneliti menemukan orang-orang sederhana lebih bersedia menerima pendapat lain dan berkepala dingin, sehingga lebih mudah menyerap fakta. Sebab otak bekerja dengan cara yang berbeda ketika harus mengingat informasi sehingga lebih cerdas dalam pemecahan masalah.
Adapun mereka yang terlalu percaya diri sebenarnya menghambat kemampuan untuk belajar. Bahkan kerap menimbulkan masalah bagi orang yang mencoba meningkatkan kecerdasan mereka.
"Kerendahan hati intelektual berkaitan dengan penilaian yang lebih akurat dari pengetahuan umum seseorang. Yaitu, mengetahui dan mau mengakui apa yang tidak kamu ketahui mungkin merupakan langkah pertama untuk mencari pengetahuan baru," kata Elizabeth Krumrei-Mancuso, salah seorang peneliti dari Pepperdine University California kepada PsyPost, sebagaimana dikutip Daily Mail. (M-3)
Baca juga : Melunasi Hutang Buat Otak Lebih Jernih
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved