Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBUR Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang semakin dekat kerap membuat masyarakat mulai merencanakan waktu berlibur. Sayangnya tidak semua bisa berlibur keluar kota.
Banyak yang memilih tetap menghabiskan waktu liburan di Jakarta, karena alasan menghindari kemacetan dan biaya perjalanan yang tinggi.
Bingung mau ngapain selama liburan, Jakarta menawarkan banyak pilihan wisata murah dan gratis yang bisa dinikmati selama liburan Nataru.
Kawasan Kota Tua selalu menjadi favorit warga Jakarta dan wisatawan yang ingin menikmati suasana sejarah tanpa harus merogoh kocek dalam. Di sini, pengunjung dapat berjalan santai di sekitar Museum Fatahillah, Museum Wayang, hingga Museum Bank Indonesia, sambil menikmati bangunan-bangunan kolonial yang masih terawat.
Selain itu, banyak seniman jalanan yang menampilkan pertunjukan musik, teater, dan lukisan langsung di trotoar, sehingga pengalaman wisata menjadi lebih hidup. Spot foto ikonik seperti Plaza Fatahillah juga menjadi daya tarik utama bagi keluarga maupun anak muda. Pengunjung dapat mengakses tempat ini dengan layanan KRL Commuter Line jurusan Stasiun Jakarta Kota atau TransJakarta Halte Kota Tua.
Berada tak jauh dari Kota Tua, Jembatan Kota Intan menyajikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin melihat sisi sejarah Jakarta yang lebih klasik. Jembatan tua peninggalan kolonial ini dulunya menjadi akses penting perdagangan di Kali Besar. Saat ini, pengunjung bisa berjalan santai di atas jembatan sambil menikmati pemandangan sungai dan kapal-kapal yang melintas.
Area sekitarnya juga sering digunakan untuk bersepeda santai atau berfoto dengan nuansa vintage. Lokasi ini bisa dicapai dengan berjalan kaki dari Kota Tua atau menggunakan angkutan lokal, serta TransJakarta dari arah Jakarta Utara.
Bagi warga yang ingin mengisi liburan dengan kegiatan seni dan budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM) di Cikini adalah pilihan tepat. Kawasan ini terkenal dengan fasilitas seni yang lengkap, mulai dari galeri, teater, bioskop mini, hingga studio musik.
Pengunjung bisa mengikuti pameran seni, menonton pertunjukan teater atau musik, atau sekadar duduk santai di taman terbukanya yang rindang. Banyak juga kegiatan kreatif untuk anak-anak, sehingga TIM cocok dikunjungi bersama keluarga. TIM dapat diakses dengan mudah melalui KRL Commuter Line turun di Stasiun Cikini, lalu berjalan kaki sekitar 10-15 menit, atau TransJakarta Halte Cikini.
Taman Literasi Blok M menghadirkan konsep taman hijau yang berpadu dengan literasi, edukasi, dan rekreasi. Di sini, pengunjung dapat duduk santai sambil membaca buku dari rak-rak publik, mengikuti workshop singkat, atau sekadar ngobrol bersama teman. Banyak kursi dan gazebo yang membuat taman ini nyaman untuk bersantai.
Area ini juga menjadi tempat nongkrong anak muda, sehingga suasananya terasa hidup. Letaknya sangat strategis karena berada di pusat transit, sehingga bisa dicapai dengan MRT Jakarta turun di Stasiun MRT Blok M BCA, atau TransJakarta Halte Blok M.
Tebet Eco Park merupakan salah satu taman kota favorit warga Jakarta Selatan. Taman ini menawarkan jalur pedestrian yang nyaman, area bermain anak, dan jembatan ikonik yang menghubungkan dua sisi taman. Pengunjung bisa jogging, bersepeda, atau sekadar duduk santai sambil menikmati suasana hijau di tengah kota.
Tebet Eco Park juga sering menjadi lokasi workshop, pertunjukan musik kecil, atau aktivitas komunitas. Aksesnya mudah dengan KRL Commuter Line turun di Stasiun Tebet, lalu melanjutkan dengan angkutan lokal atau ojek daring.
Berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno, Hutan Kota GBK menawarkan pengalaman liburan yang berbeda. Kawasan ini menjadi ruang hijau luas di tengah kota. Hamparan rumput hijau, pepohonan rindang, dan jalur pedestrian yang nyaman membuat tempat ini ideal untuk piknik keluarga, olahraga ringan, atau sekadar bersantai.
Selain itu, pemandangan gedung-gedung tinggi Jakarta di sekitar area menambah sensasi unik tersendiri. Hutan Kota GBK dapat diakses melalui MRT Jakarta turun di Stasiun Istora Mandiri atau Senayan, serta TransJakarta halte GBK.
Untuk pengunjung yang ingin memadukan wisata kuliner dan rekreasi, Pantjoran PIK menawarkan pengalaman yang menarik. Kawasan ini mengusung konsep budaya Tionghoa modern dengan berbagai spot foto menarik, ruang terbuka, dan area kuliner yang beragam. Pengunjung bisa berjalan santai di sekitar kawasan, menikmati pemandangan kanal, atau sekadar duduk di tepi air sambil bersantai.
Meskipun kuliner tidak gratis, masuk ke kawasan ini tetap bebas biaya. Aksesnya mudah melalui TransJakarta menuju PIK, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek daring atau transportasi internal kawasan.
Tidak mau ketinggalan, kamu bisa mengeksplorasi Jakarta menggunakan aplikasi ojek daring. Melalui fitur Let’s Gojek, pengguna bisa mengeksplorasi berbagai tempat wisata yang menarik di Jakarta maupun kota lain seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Bali. (Kemenpar/Z-2)
Michelin merilis 16 destinasi kuliner terbaik 2026. Jelajahi juga situs bersejarah Wolf’s Lair di Polandia dan hotel paling berhantu di Amerika Serikat.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
Melalui penawaran spesial Holidays & Play Days, Hotel Indigo Bandung Dago Pakar mengajak para keluarga untuk menikmati liburan dengan cara yang lebih seru
Apakah kamu lebih suka liburan ke gunung atau pantai? Ternyata, pilihan destinasi liburan favoritmu bisa mencerminkan kepribadianmu yang sebenarnya.
Punya rencana liburan yang berbeda dari biasanya? Mengunjungi museum olahraga di berbagai penjuru dunia bisa jadi pilihan liburan yang tak hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved