Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Menakjubkan Sekaligus Mencekam, Satelit Tangkap Penampakan 'Tembok Debu' Raksasa Terjang Texas

Thalatie K Yani
18/3/2026 12:53
Menakjubkan Sekaligus Mencekam, Satelit Tangkap Penampakan 'Tembok Debu' Raksasa Terjang Texas
Satelit NOAA merekam fenomena menakjubkan sekaligus mencekam saat badai debu masif melintasi Texas akibat Badai Musim Dingin Iona. (CIRA)

 

Citra satelit terbaru menangkap fenomena alam yang luar biasa saat dinding debu masif bertiup melintasi wilayah Texas, Amerika Serikat. Fenomena ini dipicu oleh dorongan barisan udara dingin (cold front) yang bergerak menyapu wilayah tersebut pada Senin (16/3/2026).

Rekaman visual yang memukau ini diabadikan oleh satelit cuaca GOES-19 milik National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Dalam video tersebut, terlihat jelas garis debu yang terdorong ke arah selatan, kontras dengan lapisan awan yang jauh lebih tinggi di atmosfer yang bergerak dari barat ke timur.

Dampak Badai Musim Dingin Iona

Tembok debu di Texas Barat ini merupakan bagian dari rangkaian cuaca ekstrem yang dibawa Badai Musim Dingin Iona. Sejak 14 hingga 16 Maret, badai ini telah melumpuhkan sebagian besar wilayah Amerika Serikat. Selain badai debu di selatan, Iona juga mencetak rekor curah salju tertinggi di Midwest serta memicu angin kencang yang merusak dan tornado di wilayah selatan AS.

Kondisi ini menimbulkan dampak serius bagi warga Texas. Jarak pandang yang sangat terbatas akibat debu yang menyapu negara bagian tersebut memicu komplikasi perjalanan. Setidaknya satu kecelakaan beruntun dilaporkan terjadi akibat kondisi jalanan yang "buta" terhalang debu.

Keajaiban Teknologi Luar Angkasa

Fenomena ini dianggap langka karena sangat jarang sebuah garis debu dapat terlihat begitu jelas dan tegas dari luar angkasa. Cooperative Institute for Research in the Atmosphere (CIRA) dari Colorado State University menyebut citra tersebut sebagai sesuatu yang "spektakuler" melalui unggahan di platform X.

Kejelasan visual bumi seperti ini hanya dimungkinkan berkat armada satelit generasi terbaru milik NOAA. Satelit GOES-19 sendiri diluncurkan pada Juni 2024 dengan membawa teknologi yang diklaim NOAA sebagai "teknologi tercanggih yang pernah diterbangkan ke luar angkasa untuk membantu memprakirakan cuaca di Bumi."

Selain memantau badai debu dan cuaca ekstrem, instrumen khusus pada pesawat ruang angkasa ini bahkan mampu menangkap gambar gerhana matahari dengan detail yang belum pernah ada sebelumnya. (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik