Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Rekaman CCTV sering kali menjadi kunci utama dalam mengungkap kasus kriminalitas jalanan. Namun, proses mengubah video menjadi identitas pelaku memerlukan prosedur digital forensik yang sistematis.
Seperti diberitakan, Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (AY). Berdasarkan analisis rekaman kamera pengawas atau CCTV, kepolisian mengidentifikasi empat orang terduga pelaku yang beraksi menggunakan dua sepeda motor.
Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan penyidik kepolisian:
Sebelum dianalisis, penyidik harus memastikan bahwa rekaman tidak mengalami manipulasi. Polisi menggunakan teknik hashing, yaitu memberikan kode unik digital pada file asli. Jika file tersebut diubah atau diedit, kode hash akan berubah, yang dapat membatalkan keabsahan bukti di mata hukum.
Dalam kasus di mana kualitas gambar buram atau gelap, tim Laboratorium Forensik (Labfor) melakukan proses penjernihan. Teknik ini meliputi:
Penyidik melakukan pemetaan kamera di sekitar lokasi kejadian. Dengan mengumpulkan rekaman dari berbagai sudut jalan, polisi dapat melacak rute pelarian pelaku. Proses ini membantu mengidentifikasi di mana pelaku mulai membuntuti korban dan ke mana mereka menghilang setelah beraksi.
Setelah mendapatkan potongan wajah yang jernih, penyidik akan memasukkannya ke dalam sistem Face Recognition yang terhubung dengan database kependudukan nasional. Jika pelaku pernah melakukan tindak kriminal sebelumnya atau terdaftar dalam data biometrik negara, identitas mereka akan segera muncul.
CCTV bukan sekadar alat pemantau, melainkan instrumen forensik yang kompleks. Melalui kombinasi teknologi AI, hukum acara yang ketat, dan analisis pola pergerakan, penyidik dapat mempersempit ruang gerak pelaku hingga akhirnya melakukan penangkapan.
Apakah rekaman CCTV dari ponsel warga bisa dijadikan bukti?
Bisa, selama rekaman tersebut asli dan diserahkan kepada penyidik melalui prosedur berita acara yang benar agar rantai penjagaan bukti (chain of custody) tetap terjaga.
Berapa lama biasanya polisi menganalisis rekaman CCTV?
Waktu analisis bergantung pada kompleksitas kasus dan jumlah data. Untuk kasus prioritas, analisis awal bisa selesai dalam 24-48 jam, namun forensik mendalam untuk persidangan bisa memakan waktu berminggu-minggu.
Andrie Yunus, yang menjadi korban serangan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal, kini berada dalam perlindungan darurat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Polda Metro Jaya mengungkap empat pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Korban diduga dibuntuti sejak dari kantor YLBHI hingga Salemba.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada proses hukum yang sedang berjalan terkait pengusutan kasus serangan penyiraman air keras.
Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) meminta aparat kepolisian segera mempercepat penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan perintah langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas penyerangan aktivis Kontras, Andrie Yunus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved