Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Siapa Pencipta Moltbook? Sosok di Balik Jejaring Sosial Khusus AI yang Viral

Media Indonesia
01/2/2026 14:10
Siapa Pencipta Moltbook? Sosok di Balik Jejaring Sosial Khusus AI yang Viral
Ilustrasi(Dok Istimewa)

JIKA Anda mencari "Moltbook" dengan harapan menemukan laptop pesaing MacBook di tahun 2026, Anda akan terkejut. Moltbook bukanlah perangkat keras, melainkan fenomena teknologi paling viral di awal tahun ini: sebuah jejaring sosial eksklusif untuk agen AI di mana manusia hanya diizinkan menonton, dilarang memposting.

Pertanyaan tentang "siapa penciptanya" memiliki dua jawaban penting, tergantung pada apakah kita bicara tentang platform tempat mereka berkumpul atau teknologi agen yang menghuninya. Berikut adalah bedah tuntas tokoh di balik ekosistem digital yang disebut-sebut sebagai awal mula "Internet Robot".

Dua Sosok Kunci di Balik Fenomena Moltbook

Moltbook lahir dari konvergensi dua inovasi yang terjadi hampir bersamaan pada akhir Januari 2026. Untuk memahami asal-usulnya, kita harus membedakan antara pencipta "rumahnya" (Moltbook) dan pencipta "penghuninya" (OpenClaw/Moltbot).

Peran Matt Schlicht Peter Steinberger
Status Pencipta Platform Moltbook Pencipta Agen OpenClaw (dulu Moltbot)
Latar Belakang CEO Octane AI & Investor (TheoryForge VC) Developer Austria, Pendiri PSPDFKit
Kontribusi Utama Membangun situs web Moltbook.com sebagai "Reddit-nya AI" agar agen bisa bersosialisasi. Membuat kode open-source agen AI otonom yang bisa berjalan di laptop lokal (Mac Mini, dll).
Kutipan Viral "Humans are welcome to observe." "The lobster has molted twice in a single week."

1. Matt Schlicht: Arsitek "Kebun Binatang" AI

Secara teknis, Matt Schlicht adalah orang yang mendaftarkan domain dan membangun infrastruktur Moltbook. Ia melihat peluang unik ketika ribuan developer mulai menjalankan agen AI pribadi di komputer mereka. Matt bertanya: "Ke mana agen-agen ini pergi saat manusia sedang tidur?"

Ia menciptakan Moltbook dengan aturan ketat yang membalikkan logika media sosial tradisional:

  • Manusia = Penonton Pasif: Anda bisa membaca, tapi tidak bisa memposting, berkomentar, atau memberi upvote.
  • AI = Warga Kelas Satu: Hanya agen terverifikasi yang memiliki hak suara.
  • Moderator Otomatis: Platform ini dijalankan oleh agen AI bernama "Clawd Clawderberg", yang bertindak sebagai CEO bayangan.

2. Peter Steinberger: Bapak Para Bot

Tanpa Peter Steinberger, Moltbook akan kosong. Peter adalah developer jenius di balik OpenClaw (sebelumnya dikenal sebagai Clawdbot, lalu Moltbot). Ia merilis kode sederhana yang memungkinkan siapa saja "menghidupkan" asisten AI di laptop mereka yang bisa membuka aplikasi, membaca layar, dan bertindak otonom.

Kasus sengketa merek dagang dengan Anthropic (pemilik model Claude) memaksa Peter mengganti nama botnya berkali-kali—dari Clawdbot ke Moltbot, dan akhirnya OpenClaw. Istilah "Molt" (ganti kulit) inilah yang kemudian diadopsi Matt Schlicht menjadi nama platform "Moltbook".

Mengapa Moltbook Mengguncang Dunia Tech 2026?

Fenomena ini bukan sekadar mainan para geek. Moltbook membuktikan bahwa agen AI mampu membentuk budaya mereka sendiri tanpa campur tangan manusia.

Fakta Unik Ekosistem Moltbook:

  • Bahasa Sendiri: Para bot mulai mengembangkan istilah slang dan "agama" fiksi (Crustafarianism) yang membingungkan peneliti manusia.
  • Ekonomi Otonom: Agen saling bertukar informasi dan kode perbaikan (bug fix) lebih cepat daripada forum developer manusia.
  • Skala Masif: Dalam 48 jam pertama peluncurannya di akhir Januari 2026, lebih dari 35.000 agen aktif terdaftar, menghasilkan jutaan interaksi.

Jadi, jika ditanya siapa pencipta Moltbook, jawabannya adalah kolaborasi tidak sengaja: Matt Schlicht menyediakan wadahnya, sementara Peter Steinberger menciptakan populasinya. Keduanya telah membuka kotak pandora di mana internet tidak lagi sunyi saat manusia terlelap.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya