Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR baik datang dari untuk para gamers, Google Play dikabarkan tengah menyiapkan fitur ‘Try Before You Buy’ untuk aplikasi game premium yang tersedia di aplikasi mereka. Sebuah fitur yang memungkinkan pengguna menjajal gim terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya atau tidak.
Dikutip dari gadgets360, sebuah laporan menyatakan kalau sebuah fitur ‘try before you buy’ ditemukan dalam pembaruan Google Play Store versi 49.5.19-29. Fitur yang memungkinkan pengembang untuk menawarkan uji coba gratis untuk game mereka dalam waktu terbatas, pengguna dapat membeli pengalaman game lengkap setelah masa uji coba.
Dijelaskan kalau setiap pengguna dapat memiliki satu kesempatan uji coba per game, dengan durasi mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam. Upaya berulang untuk uji coba dapat menampilkan pesan "Anda sudah menggunakan uji coba".
Dalam laporan diterangkan kalau Fitur "try before you buy" mungkin tidak tersedia untuk aplikasi non-game. Tetapi laporan tersebut menunjukkan fitur ini berpotensi diperluas ke aplikasi berbayar di masa mendatang.
Belum diketahui pasti apakah fitur itu bakal segera dirilis Google atau tidak, jika tersedia pastinya fitur itu akan sangat bermanfaat bagi para gamers sebelum memutuskan membeli game premium di Google Play Store. Mari kita nantikan informasi selanjutnya.
Diketahui, Google telah menghadirkan beberapa fitur dan pembaruan baru ke Google Play Store tahun ini. Play Store akan menampilkan peringatan pada daftar aplikasi yang menyebabkan pengurasan baterai berlebihan mulai 1 Maret 2026. Langkah ini akan mencegah pengguna mengunduh aplikasi tersebut. Aplikasi yang menyebabkan pengurasan baterai berlebihan juga akan dihapus dari daftar rekomendasi. (Z-2)
Dengan narasi yang terinspirasi dari peristiwa Reformasi 1998 di Indonesia, pemain gim 1998: The Toll Keeper Story akan dihadapkan pada berbagai pilihan moral yang sulit.
Lebih dari 20 aplikasi VPN di Google Play Store menggunakan kode dan infrastruktur yang sama.
Google Play sebelumnya dikenal sebagai Android Market sebelum berganti nama pada tahun 2012.
Metode pembayaran dengan QRIS diluncurkan Google seiring dengan perkembangan metode pembayaran digital saat ini.
TikTok kembali tersedia di toko aplikasi Apple dan Google di AS setelah Presiden Donald Trump menunda larangan terhadap aplikasi asal Tiongkok tersebut hingga 5 April.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved