Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Minat Ponsel 5G di Indonesia Tembus 60 Persen, Penjualan Melonjak Drastis

Cornelius Juan Prawira
27/11/2025 16:22
Minat Ponsel 5G di Indonesia Tembus 60 Persen, Penjualan Melonjak Drastis
Penjualan smartphone berkemampuan 5G di Indonesia tumbuh hingga 50%-60%.(Freepik)

PASAR smartphone Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan seiring meningkatnya literasi teknologi di masyarakat. Berdasarkan laporan lembaga riset pasar terkemuka NIQ (NielsenIQ), penjualan smartphone berkemampuan 5G di Indonesia tumbuh hingga 50%-60% pada 2025. Angka ini menegaskan bahwa konsumen kini semakin melirik perangkat berfitur canggih dan berorientasi masa depan.

Lonjakan tersebut menjadi indikator kuat bahwa pasar bergerak menuju segmen perangkat premium, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan digital pengguna.

Dua Faktor Utama Pendorong Pertumbuhan Ponsel 5G

Terdapat dua faktor kunci yang mendorong pertumbuhan masif penjualan smartphone 5G di Indonesia:

1. Ketersediaan Perangkat 5G yang Semakin Beragam

Produsen kini menghadirkan jajaran perangkat 5G di berbagai kelas harga, mulai dari entry-level hingga flagship, membuat teknologi ini lebih terjangkau oleh semua lapisan konsumen.

2. Permintaan Tinggi untuk Spesifikasi Premium

Selain konektivitas 5G, konsumen Indonesia kini semakin memprioritaskan spesifikasi tinggi, seperti chipset kencang, kamera lebih baik, dan memori besar. Tren ini membuat segmen smartphone premium semakin diminati.

Memori 512 GB Jadi Incaran Utama Konsumen

Bagian menarik dari laporan NIQ adalah meningkatnya permintaan terhadap smartphone dengan kapasitas 512 GB. Tren ini menunjukkan bahwa:

  • Konsumen membutuhkan ruang penyimpanan lebih luas untuk foto, video, aplikasi, dan game.
  • Pasar tidak hanya butuh perangkat 5G, tetapi ponsel berkelas atas yang dapat mengimbangi aktivitas digital intensif.
  • Infrastruktur 5G Indonesia Masih Berkembang, Namun Antusiasme Tinggi

Meski infrastruktur jaringan 5G di Indonesia belum merata, minat tinggi terhadap perangkat 5G mencerminkan fenomena future-proofing. Banyak konsumen mulai membeli perangkat yang siap memanfaatkan:

  1. Kecepatan internet 5G yang jauh lebih tinggi
  2. Latensi rendah untuk gaming
  3. Performa stabil untuk kebutuhan streaming dan produktivitas
  4. Pergeseran ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem digital berbasis 5G.

Dampak bagi Pasar Ritel dan Produsen Smartphone

Adopsi 5G yang kini didominasi perangkat premium memberikan sinyal positif bagi industri:

  • Konsumen bersedia membayar lebih untuk fitur canggih dan konektivitas tercepat.
  • Produsen dapat meningkatkan strategi pemasaran di segmen mid-range ke premium.
  • Ritel berpeluang mendorong bundling paket internet dan program trade-in.

Ke depan, diprediksi bahwa 5G akan menjadi standar baru di segmen menengah ke atas, dan tren ini akan terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. (news.ambisius.com/komdigi.go.id/voi.id/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya