Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Red Bull Tetris World Final Digelar di Dubai

Basuki Eka Purnama
19/11/2025 18:02
Red Bull Tetris World Final Digelar di Dubai
Red Bull Tetris World Final di Dubai.(MI/HO)

PADA 11–13 Desember mendatang, para pemain Tetris terbaik dunia akan bertanding di Red Bull Tetris World Final di Dubai, puncak dari turnamen global besar yang membawa gim puzzle ikonik ini ke level baru lewat format dan pengalaman bermain yang dirancang khusus. 

Setelah berbulan-bulan kualifikasi nasional di 60 negara, ajang akbar ini akan melahirkan satu pemenang bersejarah di bawah langit gurun Dubai, dalam sebuah pertunjukan yang belum pernah disaksikan sebelumnya di dunia gaming.

Turnamen ini merupakan akhir dari perjalanan panjang yang dimulai dari jutaan permainan di babak kualifikasi melalui ponsel. 

Peserta yang lolos kemudian bertanding di National Finals berbasis PC, hingga akhirnya para juara terpilih mewakili negara masing-masing di World Final perdana ini.

Salah satu peserta yang berhasil lolos ke panggung dunia adalah Chingun Bilguunsaikhan, mahasiswa 21 tahun asal Mongolia yang mewakili UEA. Saat ini, ia menempuh studi Business Management and Technology di Tetr College of Business di Dubai. 

Sejak kecil, Chingun memiliki ketertarikan kuat pada Tetris karena gaya permainannya yang strategis sekaligus menenangkan, sehingga permainan ini membantu melatih fokus dan kemampuan memecahkan masalah.

Kini, para juara nasional berkumpul di Dubai untuk kompetisi esports  tingkat dunia yang unik, di mana pertarungan terakhir akan dimainkan oleh 2.000 drone yang terbang di langit dengan latar megah Dubai Frame - menghadirkan permainan Tetris resmi pertama yang dapat dimainkan langsung di langit. 

Sebagai kota yang berorientasi pada masa depan, Dubai memanfaatkan ekosistem digital dan minat masyarakat terhadap teknologi untuk menarik talenta global dan memperkuat ekosistem esports sepanjang tahun. 

Dengan menjadi tuan rumah berbagai acara berskala internasional, Dubai menunjukkan perannya sebagai destinasi global yang mempertemukan budaya, inovasi, dan hiburan. 

Pemilihan Dubai Frame sebagai latar utama juga menambah nilai simbolis, karena bangunan ikonik ini menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

"Saat saya menciptakan Tetris pada 1984, saya tidak pernah membayangkan permainan ini akan berkembang menjadi ikon budaya global," ujar pencipta Tetris Alexey Pajitnov. 

"Salah satu mimpi saya adalah melihat Tetris dimainkan dengan drone, dan saya sangat senang akhirnya itu terwujud. Red Bull Tetris benar-benar mencerminkan semangat inovasi dan energi yang kami bagikan, membawa permainan ini ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya," lanjutnya.

Untuk mencapai tempat di babak final, para juara nasional akan menjalani satu hari penuh kompetisi di Terra Solis, sebuah gurun yang diubah menjadi arena pertandingan. 

Mereka akan melewati babak penyisihan untuk menentukan posisi unggulan sebelum masuk ke semifinal 1v1. Dua pemain terkuat akan melaju ke grand final pada 13 Desember, di mana pemenangnya akan dinobatkan sebagai juara dunia.

Selain kompetisi, Red Bull Tetris World Final akan menghadirkan pertunjukan musik dari Firdaus Orchestra, ansambel musik perempuan berbasis di UEA, bersama penampilan tamu spesial lainnya. 

Acara kemudian ditutup dengan pertunjukan drone dari Lumasky, salah satu penyedia drone show terkemuka di dunia yang telah memecahkan berbagai rekor Guinness dan tampil di lebih dari 40 negara. 

Dengan teknologi Lumasky, langit Dubai akan berubah menjadi kanvas permainan Tetris raksasa yang dapat dimainkan secara langsung, menciptakan pengalaman yang benar-benar baru bagi penonton dan pemain.

"Selama lebih dari 40 tahun, Tetris telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia," ujar Presiden dan CEO Tetris Maya Rogers. 

"Red Bull Tetris World Final membawa permainan ini ke level baru melalui kompetisi, inovasi, dan energi yang hanya Red Bull bisa hadirkan," tambahnya.

Sebagai bagian dari kolaborasi strategis yang berkelanjutan antara Dubai dan Red Bull, acara ini semakin memperkuat posisi Dubai sebagai destinasi utama untuk penyelenggaraan acara kelas dunia. 

Inisiatif ini juga mendukung UAE's Year of Community dengan mendorong lebih banyak interaksi sosial di seluruh kota, sekaligus memperluas jangkauan Dubai sebagai destinasi unggulan untuk sektor hiburan dan olahraga.

Merayakan lebih dari 40 tahun sejarah Tetris, Red Bull Tetris menghadirkan elemen permainan baru seperti power-ups, perubahan gravitasi, speed boost, dan Golden Tetrimino. 

Semua fitur ini menghasilkan pertandingan cepat dan intens yang menguji keterampilan, adaptasi, dan strategi para pemain. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya