Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM ilmuwan dari University of Washington dan sejumlah lembaga mitra berhasil merekam proses runtuhnya gletser (calving) di Greenland Selatan dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Mereka memasang kabel serat optik sepanjang 10 kilometer di dasar fjord Eqalorutsit Kangilliit Sermiat. Serat optik ini untuk memantau getaran dan suhu air selama tiga minggu.
Hasilnya mengejutkan, runtuhnya gletser ternyata tidak hanya memicu gelombang besar di permukaan seperti tsunami. Runtuhnya gletser itu menciptakan gelombang internal raksasa setinggi gedung pencakar langit di bawah air. Gelombang ini mengaduk lapisan air hangat dan dingin, sehingga mempercepat pencairan es dari bawah permukaan.
Penelitinya, yaitu Dominik Gräff, peneliti pascadoktoral di University of Washington menganalogikan peristiwa ini seperti seseorang yang sedang mengaduk minuman di dalam gelas. “Efek ini seperti mengaduk minuman dengan sendok. Lapisan pelindung di sekitar es hilang, dan es mencair lebih cepat,” jelas Gräff.
Peneliti menemukan peristiwa besar seperti ini bisa terjadi setiap beberapa jam sekali. Jika dibiarkan, pencairan es Greenland dapat meningkatkan permukaan laut hingga 7,5 meter, yang berisiko menenggelamkan wilayah pesisir dan mengganggu sirkulasi laut global.
Selain itu, serat optik ini memberi gambaran yang jauh lebih detail dibanding metode lama. Data yang dihasilkan dapat membantu memperbaiki model prediksi dan sistem peringatan dini untuk tsunami akibat runtuhnya gletser di fjord sempit.
Penulis pendamping pada riset ini, yaitu Brad Lipovsky, ahli geofisika dari University of Washington menyatakan bahwa penelitian ini berhasil membuktikan proses runtuhnya gletser yang sebelumnya hanya sebatas teori.
Brad menegaskan pemahaman mendalam mengenai proses ini sangat penting untuk memprediksi kenaikan permukaan laut dan dampaknya bagi masyarakat.
“Kami kini bisa melihat proses yang sebelumnya hanya sebatas teori. Memahami proses ini penting agar kita bisa memprediksi kenaikan permukaan laut dan dampaknya bagi masyarakat.” ujar Brad.
Tak hanya itu, Brad juga menjelaskan penggunaan serat optik dalam sains gletser merupakan revolusi teknologi yang makin mudah diakses dalam satu dekade terakhir. Dengan adanya ini, sekarang kabel dapat dipindahkan, disambungkan, dan dibiarkan terpasang dalam jangka panjang. Sehingga ilmuwan bisa memantau fjord melalui berbagai musim, badai, dan gelombang panas, serta merekam perubahan halus yang mendorong gletser mendekati titik kritis.
“Kami sekarang memiliki data nyata yang mendukung gagasan yang dulu hanya berupa ide,” ujarnya. (Earth/Z-2)
Sebuah temuan ilmiah terbaru dari University of California, San Diego (UCSD) pada awal 2026 mengungkap ancaman serius tersembunyi di bawah lapisan es Greenland
Penelitian terbaru mengungkap gletser sementara mendinginkan udara sekitarnya, namun efek ini akan puncak dalam dua dekade ke depan.
Peneliti ungkap gletser di seluruh dunia kehilangan kemampuan “pendinginan diri” dalam dekade mendatang.
Penelitian terbaru menemukan 85 danau baru di bawah lapisan es Antartika.
Es murni dengan kadar lebih dari 80% ternyata mendominasi gletser di Mars.
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Megatsunami Greenland menjadi salah satu fenomena alam paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini bukan tsunami biasa.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Peristiwa ini bermula pada September 2023, namun detail penyebabnya baru terungkap melalui laporan penelitian internasional yang dirilis pada akhir 2024.
Menlu Sugiono menegaskan menjaga kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah kebijakan luar negeri Indonesia.
Menlu Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendorong terciptanya perdamaian serta stabilitas internasional melalui jalur diplomasi dan penguatan kerja sama global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved