Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ILMUWAN astronomi mengungkap fenomena mengejutkan dari galaksi spiral NGC 4945, yang berjarak lebih dari 12 juta tahun cahaya. Di pusat galaksi ini, terdapat lubang hitam supermasif yang tak hanya mengonsumsi materi, tetapi juga melemparkan angin gas dengan kecepatan tinggi hingga ke luar galaksi.
Temuan ini memberikan wawasan penting tentang evolusi galaksi dan peran lubang hitam dalam mengendalikannya.
NGC 4945 merupakan galaksi spiral terang yang terletak di konstelasi Centaurus. Citra dari European Southern Observatory (ESO) menampilkan keindahan galaksi ini, namun juga mengungkap rahasia gelap yang tersembunyi di pusatnya: lubang hitam aktif yang sangat kuat.
Dengan memanfaatkan instrumen MUSE pada teleskop Very Large Telescope (VLT) milik ESO, para astronom berhasil mengamati fenomena luar biasa: lubang hitam ini tidak hanya menyerap materi, tetapi juga menghembuskan angin gas panas berbentuk kerucut, yang tampak jelas dalam gambar inset dari teleskop MPG/ESO La Silla.
Alih-alih menelan seluruh materi di sekitarnya, lubang hitam tersebut justru memuntahkan gas dalam bentuk angin galaksi, yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Angin ini bahkan diperkirakan mampu meninggalkan galaksi induknya dan masuk ke ruang intergalaksi, membawa serta gas dan debu penting yang dapat membentuk bintang baru.
Temuan ini mengindikasikan bahwa lubang hitam supermasif dapat menghambat pembentukan bintang dengan mendorong keluar bahan baku utama seperti gas hidrogen. Ini menjelaskan bagaimana lubang hitam dapat memengaruhi atau bahkan mengendalikan pertumbuhan galaksi secara keseluruhan.
Data dari MUSE menunjukkan bahwa angin tersebut tidak melambat, melainkan justru berakselerasi saat bergerak menjauhi pusat galaksi. Kecepatan ini memungkinkan gas mencapai tepi galaksi dan keluar dari gravitasinya, sehingga memengaruhi struktur dan dinamika galaksi secara menyeluruh.
Penelitian ini menjadi bagian dari studi lebih besar untuk memahami bagaimana angin dari lubang hitam memengaruhi lingkungan galaksi. Temuan ini membantu menjelaskan peran lubang hitam dalam pembentukan struktur kosmikdan memberikan wawasan lebih dalam tentang sejarah dan evolusi alam semesta. (Scitechdaily/Z-10)
Astronom berhasil menghubungkan jet partikel sepanjang 3.000 tahun cahaya langsung ke jantung lubang hitam M87*.
Teleskop James Webb (JWST) temukan titik merah misterius di luar angkasa. Benarkah ini bukti kelahiran lubang hitam supermasif dari awan gas purba?
Astronom temukan jet raksasa sepanjang 20.000 tahun cahaya dari lubang hitam supermasif di galaksi VV340a. Penemuan ini menantang teori evolusi galaksi.
Tim peneliti menduga objek ini sebenarnya bukan galaksi, melainkan dark stars superterang yang tampak seperti galaksi karena intensitas cahayanya.
Van Dokkum mengatakan ini adalah konfirmasi pertama dari lubang hitam supermasif yang tak terkendali, setelah lima dekade teori dan penelitian tentang objek-objek ini.
Astronom temukan lubang hitam supermasif yang terlontar dari galaksinya. Meluncur 1.000 km per detik, objek ini memicu lahirnya bintang-bintang baru.
Menggunakan teleskop ALMA, ilmuwan berhasil memetakan medan magnet raksasa di galaksi Arp 220 yang memicu badai galaksi dahsyat dan pembentukan bintang ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved