Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TELESKOP Luar Angkasa Hubble menghasilkan gambar baru. Gambar itu menunjukan pilar raksasa gas dan debu setinggi 9,5 tahun cahaya, struktur spektakuler ini di Nebula Elang menonjolkan keindahan yang memukau yang dibentuk kekuatan pembentukan bintang.
Gambar yang menakjubkan ini, pertama kali diterbitkan pada 2005, merupakan bagian penting dari mengapa Hubble sangat dihargai. Foto ini telah diproses ulang menggunakan teknik modern untuk menunjukkan "pilar kosmik" ini dengan lebih detail, dengan lapisan gas dingin dan debu yang terlihat melalui kamera tampak dan inframerah Hubble.
Gambar baru ini lebih jelas menunjukkan bagaimana radiasi dari bintang-bintang muda yang panas di bagian atas gambar yang lebih dramatis ini menyinari menara raksasa tersebut. Gambar ini mencakup area yang setara dengan dua kali jarak dari Matahari ke Alpha Centauri, sistem bintang terdekat dengan sistem kita.
Jika Anda berpikir bahwa gambar terbaru ini mirip dengan gambar Hubble yang lebih terkenal, Pilar Penciptaan, ada alasan untuk itu. Gambar-gambar Hubble dari tiga menara debu dan gas kosmik yang menyerupai jari telunjuk — pertama kali dirilis pada tahun 1995 dan diperbaiki pada tahun 2015 untuk merayakan ulang tahun Hubble yang ke-25 — terletak relatif dekat di Nebula Elang (M16).
Sebenarnya, kedua gambar tersebut adalah pilar debu di sekitar tepi jantung nebula, di mana radiasi dari klaster bintang muda yang disebut NGC 6611 telah membentuk sebuah rongga di gas berdebu.
Serpens terlihat mencolok di langit malam selama musim panas di Belahan Bumi Utara. Ia dapat ditemukan di selatan, di antara bintang-bintang terang Aquila dan Antares serta di bawah konstelasi Ophiuchus, Sang Pembawa Ular.
Foto M16 ini adalah gambar terbaru yang diterbitkan untuk merayakan ulang tahun ke-35 Teleskop Luar Angkasa Hubble, yang diluncurkan dengan pesawat ulang alik Discovery pada 24 April 1990 dan dilepaskan dari lubang kargo pada hari berikutnya. Awal bulan ini, gambar-gambar baru yang mengunjungi kembali NGC 346 dan Galaksi Sombrero juga diterbitkan. (Live Science/Z-2)
Astronom temukan Cloud 9, objek kosmik misterius tanpa bintang yang didominasi materi gelap.
Astronomer akhirnya membuktikan keberadaan Siwarha, bintang pendamping Betelgeuse. Penemuan ini menjelaskan mengapa bintang raksasa merah ini sering meredup secara aneh.
Fomalhaut diperkirakan berusia sekitar 440 juta tahun, tergolong sangat muda dalam skala astronomi. Sistem bintang muda seperti ini diketahui masih aktif secara dinamis dan kerap
Astronom kembali menemukan objek yang menarik untuk diamati, Komet 3I/ATLAS. Komet ini merupakan objek ketiga yang diketahui berasal dari luar tata surya.
Hubble juga membidik pemandangan luar biasa dari Small Magellanic Cloud (SMC), salah satu galaksi terdekat Bima Sakti yang berjarak sekitar 200.000 tahun cahaya.
Ledakan bintang ini, yang kini terperangkap dalam cahaya, membantu astronom menyempurnakan metode pengukuran jarak di seluruh alam semesta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved