Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTEROID Psyche, yang diperkirakan bernilai hingga US$100 triliun. Baru-baru ini, asteroid ini mengungkapkan rahasia mengejutkan yang mengubah pandangan kita tentang benda langit ini.
Temuan terbaru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) menunjukkan asteroid ini, yang sebelumnya dianggap sebagai harta karun logam, ternyata menyimpan jejak karat sebuah fenomena yang memberi petunjuk baru tentang asal usulnya yang misterius.
Terletak di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter, Psyche adalah objek yang sangat unik. Dengan diameter sekitar 280 kilometer, asteroid ini telah lama dianggap sebagai inti planetesimal sebuah blok penyusun planet yang kaya logam. Para peneliti percaya jika benar-benar terbuat dari logam, nilai mineral langka di dalamnya bisa mencapai angka yang menakjubkan, setara dengan US$100.000 kuadriliun. Namun, apa yang ditemukan JWST baru-baru ini mengubah segalanya.
Baca juga : Ilmuwan Ungkap Air di Bumi Berasal dari Proses Hantaman Asteroid
Data terbaru dari JWST mengungkapkan tanda-tanda hidrasi pada permukaan Psyche dalam bentuk karat sesuatu yang tidak terduga dari sebuah asteroid logam. Hasil analisis spektrum inframerah menunjukkan bahwa komponen air, yang biasanya terlihat dalam bentuk hidroksil (molekul OH), terikat pada logam di asteroid ini. Temuan ini mengejutkan banyak ilmuwan karena menunjukkan bahwa Psyche tidak sepenuhnya logam seperti yang diperkirakan sebelumnya.
Temuan ini berasal dari pengamatan menggunakan dua instrumen canggih JWST: Near Infrared Spectrograph (NIRSpec) dan Mid-Infrared Instrument (MIRI). Instrumen NIRSpec mendeteksi jejak hidroksil, yang menunjukkan bahwa karat mungkin terbentuk pada logam di permukaan Psyche. Meskipun MIRI tidak mengonfirmasi adanya air dengan pasti, hasil NIRSpec memberikan petunjuk berharga tentang proses pembentukan asteroid ini. Analisis lebih lanjut menunjukkan Psyche mungkin memiliki campuran logam dan silikat, dan jejak hidroksil yang ditemukan mirip dengan meteorit kaya karbon dan karat.
Penemuan ini membuka jalan bagi pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana Psyche terbentuk. Hipotesis saat ini menunjukkan asteroid ini mungkin berasal dari bagian luar tata surya yang dingin dan kemudian terhuyung ke dalam selama jutaan tahun, atau mungkin telah dipengaruhi penumbuk yang membawa air. Meskipun Psyche merupakan sumber mineral yang menarik dan menjadi target potensial untuk penambangan luar angkasa, jaraknya yang sangat jauh dari Bumi tiga kali jarak Bumi dari matahari menjadikannya terlalu jauh untuk ekstraksi yang ekonomis pada saat ini.
Asteroid Psyche, yang dulu dipandang sebagai harta karun logam, kini mengungkapkan lapisan baru dari misteri kosmik. Dengan temuan karat yang mengejutkan, Psyche tidak hanya menawarkan wawasan baru tentang pembentukannya, tetapi juga menambah kekayaan pengetahuan kita tentang objek-objek luar angkasa.
Penelitian lebih lanjut di masa depan akan berusaha mengungkap lebih banyak rahasia di balik batuan misterius ini, membawa kita lebih dekat untuk memahami sejarah dan dinamika tata surya kita. (live sience/Z-3)
Penelitian ini dilakukan oleh tim ilmuwan yang dipimpin oleh Prof Steve Brusatte dari University of Edinburgh bersama Dr Gregor Hartmann dari Helmholtz-Zentrum, Jerman.
Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature melalui makalah berjudul Soft photonic skins with dynamic texture and colour control.
NAMA seorang romo sekaligus ilmuwan asal Indonesia oleh International Astronomical Union menetapkan nama Bayurisanto sebagai nama resmi sebuah asteroid
Kimberlit merupakan jenis batuan beku ultrabasa yang berasal dari kedalaman lebih dari 150 kilometer di bawah permukaan Bumi, tepatnya di bagian mantel.
Tinta ini menggabungkan galium, logam yang padat pada suhu ruangan tetapi meleleh tepat di bawah suhu tubuh 98,6 derajat Fahrenheit atau setara dengan 37 derajat Celsius
Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun, kira-kira secepat kuku manusia tumbuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved