Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ARTIFICIAL Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi anggota baru dalam kehidupan manusia. Hal itu terungkap dalam survei terbaru Kaspersky, ‘Excitement, Superstition and great Insecurity – How global Consumers engage with the Digital World’.
Studi tersebut juga menemukan, saat ini, kecerdasan buatan mengambil peran baru di bidang-bidang tertentu.
Sepertiga responden (34%) percaya bahwa AI dapat menjadi pemimpin yang lebih baik daripada manusia karena sifatnya yang tidak memihak.
Baca juga : Survei Fortinet: Peran AI dalam Hadapi Serangan Siber Cukup Penting
Sebagian besar (57%) siap menggunakan AI untuk menjalankan kehidupan sehari-hari mereka dengan lebih efisien, dan 31% akan menggunakan AI untuk membantu mereka menemukan pasangan yang tepat di aplikasi kencan.
Berdasarkan statistik dari Similarweb, ChatGPT, salah satu chatbot paling populer di dunia, memperoleh 153 juta kunjungan pada bulan pertama setelah peluncurannya pada November 2022, dan mencapai puncaknya pada 2 miliar kunjungan pada April 2024.
Mengingat kemajuan pesat dalam AI, Kaspersky telah melakukan studi mendalam untuk mengeksplorasi tingkat kepercayaan saat ini terhadap AI.
Baca juga : Studi ManageEngine: 78% Pengambil Keputusan TI Dilakukan Secara Demokratis
Studi ini meneliti peran AI mulai dari posisi manajemen di tempat kerja hingga membantu membuat keputusan penting dalam hidup.
Menurut studi tersebut, responden melihat AI sebagai bagian dari mereka di tempat kerja, dan seorang manajer – 34% percaya AI dapat menjadi bos yang lebih adil daripada manusia.
Area lain tempat AI dapat berperan aktif adalah pendidikan. Hampir setengah responden (47%) memperkirakan anak-anak akan diajari melalui pengalaman virtual dan Metaverses dalam waktu dekat.
Baca juga : Survei: 66% Orang di Asia Pasifik Percayai Kemampuan Teknologi
Setengah dari semua konsumen (50%) percaya bahwa AI telah menjadi bagian yang tidak dapat dihindari dalam hidup mereka, dengan 43% memiliki pandangan positif terhadap potensinya untuk menghadirkan banyak peluang menarik dan meningkatkan masa depan bagi semua orang.
Mayoritas responden mengakui AI memiliki kemampuan di area kreatif – 62% percaya AI adalah produsen karya seni yang kredibel.
AI juga dapat dianggap sebagai pendamping dan asisten yang dapat diandalkan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari separuh responden (57%) ingin menggunakan AI untuk menjalankan kehidupan sehari-hari mereka dengan lebih efisien.
Baca juga : Cara Gunakan Fitur AI yang Ada di Samsung Galaxy Z Flip6
Hampir separuh dari mereka yang disurvei (48%) siap menggunakan chatbot AI untuk melakukan percakapan daring, 31% akan menggunakannya untuk membantu mereka menemukan pasangan yang tepat di aplikasi kencan.
Faktanya, 48% percaya bahwa hubungan manusia akan berubah karena dampak AI jika karakter virtual mulai menggantikan pasangan di dunia nyata.
“Kita menyaksikan semakin banyaknya adopsi AI sebagai alat yang berharga, membantu orang-orang di berbagai bidang. Di luar aplikasi tradisional, seperti memproses dan menganalisis data, AI dipercayakan dengan peran pribadi yang lebih menarik, termasuk percintaan, pendidikan, dan pekerjaan. Seiring terus berkembangnya teknologi AI, potensinya untuk mendorong inovasi dan meningkatkan pengalaman manusia menjadi semakin mendalam. Namun, kemajuan ini juga membawa risiko yang tidak terduga dan ancaman canggih, mulai dari ketergantungan yang berlebihan — kepercayaan berlebih pada saran AI — hingga phishing yang dihasilkan AI, deepfake, dan pencurian identitas. Inilah tantangan yang perlu kita atasi di berbagai level,” kata Manajer Grup Pengembangan Riset di Kaspersky, Vladislav Tushkanov.
Untuk melindungi pengguna dari ancaman yang digerakkan oleh AI, Kaspersky menyarankan:
1. Pasang solusi keamanan siber tepercaya yang dapat menawarkan perlindungan terhadap phishing yang disempurnakan oleh AI dengan mendeteksi halaman berbahaya dan mencegah interaksi dengannya.
Solusi semacam itu akan membantu mengidentifikasi dan memblokir email dan situs web palsu yang bertujuan mencuri informasi pribadi.
2. Untuk melawan risiko yang ditimbulkan oleh deepfake, sebaiknya hindari mempercayai permintaan data atau uang segera, meskipun permintaan tersebut tampaknya berasal dari teman, anggota keluarga, atau kolega.
Memverifikasi keaslian permintaan melalui metode komunikasi alternatif merupakan langkah yang bijaksana.
3. Memanfaatkan pemeriksa privasi daring sangat penting untuk menyesuaikan pengaturan privasi guna membatasi paparan pencurian identitas yang disempurnakan oleh AI.
Pendekatan ini meminimalkan jumlah informasi pribadi yang dapat diakses secara daring, sehingga lebih menantang bagi pelaku ancaman untuk mengeksploitasi data pribadi. (Z-1)
VPN palsu atau yang diretas ini justru berfungsi sebagai kendaraan untuk menyebarkan malware dan perangkat lunak yang tidak diinginkan, mulai dari adware hingga trojan pencuri data.
Tim Riset Global Kaspersky menemukan bukti keterkaitan Memento Labs dengan kampanye spionase siber ForumTroll yang memanfaatkan celah zero-day di Google Chrome.
PERUSAHAAN keamanan siber global Kaspersky memperluas bisnis konsumen di Indonesia dengan menggandeng PT Kharisma Inside Mandiri Sejahtera (PT KIMS) sebagai mitra distribusi resmi.
Eksploitasi (exploit) adalah jenis program berbahaya yang dirancang untuk memanfaatkan bug atau kerentanan dalam perangkat lunak atau sistem operasi untuk mendapatkan akses tanpa izin.
Kaspersky telah mengidentifikasi layanan pembuatan deepfake di platform darknet dengan biaya berkisar antara US$300 hingga US$20.000 per menit.
Kelompok APT yang menarget Indonesia pada tahun lalu menurut Kaspersky antara lain Mysterious Elephant, Spring Dragon, Ocean Lotus, Toddycat, Lazarus, Tetris Phantom, dan Sidewinder.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved