Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Di era digital saat ini, privasi online menjadi isu yang semakin krusial. Google, sebagai salah satu raksasa teknologi, dikenal sering melacak aktivitas penggunanya bahkan ketika riwayat lokasi sudah dinonaktifkan.
Praktik ini bisa menjadi penyebab utama mengapa Anda melihat iklan produk yang baru saja Anda bicarakan.
Namun, jangan khawatir, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menghentikan Google dari memantau aktivitas online Anda. Berikut panduan lengkapnya.
Baca juga : Samsung Knox Solusi Keamanan untuk Lindungi Data Diri di Ponsel Pintar Anda
Setelah mengikuti langkah-langkah ini, Google tidak lagi memantau aktivitas Anda secara terus-menerus. Namun, perlu diingat bahwa ini akan mempengaruhi relevansi iklan dan rekomendasi yang Anda terima.
Meskipun Anda telah mematikan pelacakan, ada beberapa data yang sudah dikumpulkan oleh Google jika Anda menggunakan layanan mereka seperti Gmail, Google Search, dan ponsel Android. Berikut adalah beberapa data yang biasanya dikumpulkan:
Anda dapat melihat data pribadi apa saja yang telah dikumpulkan Google dengan beberapa cara:
Baca juga : Kehakiman AS Gugat Google Terkait Monopoli Iklan Gigital
Masuk ke akun Google, lalu klik Kelola Setelan Iklan untuk mengetahui topik iklan yang disukai menurut Google. Data seperti jenis kelamin, umur, dan iklan yang pernah diblokir akan terlihat di sini.
Google Locations History Page menunjukkan lokasi mana saja yang pernah Anda kunjungi. Data ini tersimpan di dalam platform Google Maps.
Anda juga bisa melihat aktivitas yang dilakukan di dalam YouTube dengan mengakses fitur Search dan YouTube Watch.
Baca juga : Diagnosis Penyakit Makin Canggih dengan Stetoskop AI
Selain menghentikan pelacakan, Anda juga bisa menghapus jejak digital di ponsel dan komputer Anda. Berikut adalah cara menghapus riwayat penelusuran di berbagai browser:
Klik tiga titik untuk masuk ke menu, pilih Settings dan buka menu Privacy & Security di sidebar. Pilih Clear browsing data, pilih periode waktu yang ingin dihapus, dan klik Clear data.
Klik tiga garis horizontal di kanan untuk masuk ke menu, pilih Settings > Privacy & Security, dan scroll ke bawah hingga Cookies & Site Data. Centang kotak untuk menghapus data browsing setiap kali menutup Firefox atau lakukan secara manual.
Baca juga : Google Berencana Hapus Data Pengguna Terkait Gugatan Mode Incognito
Buka menu dan klik Clear History. Pilih rentang waktu yang datanya ingin dihapus dan klik Clear History. Ini akan menghapus semua data termasuk cookie dan file cache.
Klik tiga titik di sebelah kanan, pilih Settings dari menu yang muncul, temukan Privacy dan pilih Clear browsing data. Tentukan pilihan dari daftar dan klik Clear Now.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat meningkatkan privasi online Anda dan mengurangi pelacakan yang dilakukan oleh Google.
Tetap waspada dan rutin periksa pengaturan privasi Anda untuk memastikan informasi pribadi Anda aman. (Z-10)
Penggunaan kloset duduk dalam durasi yang lama memicu peningkatan tekanan di area tersebut, terutama saat seseorang mengejan.
Asus tidak akan merilis ponsel terbaru sepanjang tahun 2026. Menjadikan Zenfone 12 Ultra bakal menjadi ponsel terakhir yang dikeluarkan perusahaan teknologi asal Taiwan itu.
ASUS Zenfone 12 Ultra dikabarkan akan menjadi ponsel terakhir yang dirilis Asus untuk sementara waktu.
Nokia G26 menawarkan desain modern, kapasitas baterai besar, dan sistem operasi Android 14 yang ringan tanpa aplikasi tambahan yang mengganggu.
HONOR bersiap menyambut tahun 2026 dengan ponsel baru yang bertenaga. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu mengumumkan akan merilis Honor Power 2
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
Sepanjang 2025, sektor ritel perangkat teknologi dan gaya hidup digital menunjukkan dinamika pertumbuhan yang relatif stabil.
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
SAAT memasuki masa Adven, kita diajak untuk berhenti sejenak dan mengambil jarak dari ritme hidup yang serba cepat.
TikTok Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan pengguna sepanjang 2025, seiring meningkatnya aktivitas dan tantangan di ruang digital.
Remaja saat ini lebih membutuhkan dukungan emosional dan pendampingan untuk menavigasi kompleksitas ruang siber.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan sistem berbasis digital ini dirancang untuk mengunci data penerima sejak awal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved