Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu kiat agar aman berselancar di internet ialah memiliki kompetensi kecakapan digital atau digital skills. Dengan cakap bermedia digital, seseorang akan mampu mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan lunak dalam lanskap digital.
Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Kabupaten Tulungagung Mochamad Ismanu Roziqi menyampaikan hal itu dalam diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Komunitas Seni Jaranan Senterewe di Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
"Kecakapan digital itu identik dengan mampu berinternet secara cerdas, tidak memberikan informasi pribadi, tidak mengakses situs web yang tidak pantas, tidak menerima e-mail, file atau pesan orang tak dikenal, serta sadar tidak semua informasi yang dibaca adalah benar," jelas Roziqi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/7).
Baca juga: Anak Muda Madura Diajak Gunakan Internet Secara Bijak dan Produktif
Dalam diskusi luring bertajuk 'Kiat-kiat Aman Berselancar di Internet', Roziqi memberikan contoh agar aman saat berada di dunia maya, seperti tidak memberikan informasi pribadi, melaporkan kejadian tidak mengenakkan kepada orang yang dipercaya dan pihak berwajib, serta berlaku sopan.
"Adapun tindakan menangkal untuk keamanan siber, caranya ialah dengan rajin meng-update sistem, gunakan antivirus, lakukan back up data, jangan klik link web dan download file, dan hati-hati menggunakan wifi publik," sebut Roziqi.
Ismanu Roziqi menambahkan, agar aman saat berinternet, pengguna perlu memperhatikan dalam pembuatan kata sandi (password). Dalam pembuatan kata sandi, usahakan terdiri dari kombinasi antara karakter huruf dan angka yang susah ditebak. Kata sandi yang susah ditebak akan mengurangi risiko peretasan.
"Kata sandi hendaknya tidak terdiri dari suku dan kosa kata umum, ganti secara berkala, dan jangan berbagi kepada siapa pun,” tegas Mochamad Ismanu.
Dari perspektif keamanan digital, Dosen Universitas Tulungagung Mokhamad Eldon mengatakan, agar aman berinternet maka pengguna perlu memiliki kompetensi keamanan digital yakni mengamankan perangkat digital, identitas digital, mewaspadai penipuan digital, rekam jejak digital, dan keamanan bagi anak.
Baca juga: Masyarakat Diminta Kritis saat Mengakses Internet
"Hati-hati dengan malware (malicious software), perangkat lunak yang dirancang untuk mengontrol perangkat secara diam-diam yang bisa mencuri informasi pribadi dan uang dari pemilik perangkat," pesan Mokhamad Eldon.
Sementara menurut Entrepreneur Wina Aulia Putri Kinanti, etika digital penting diterapkan agar tidak terjadi tindakan bullying, berita palsu (hoaks), pelecehan seksual, pornografi, dan ujaran kebencian.
"Etika menggunakan internet yakni gunakan bahasa yang baik; hindari penyebaran SARA, pornografi dan aksi kekerasan; kroscek kebenaran berita; hargai karya orang lain; dan jangan mengumbar informasi pribadi,” kata Wina Aulia.
Sejak dua tahun silam, Kominfo aktif menyelenggarakan program nasional untuk meningkatkan literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga 2024. Program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) membahas setiap tema dari sudut pandang empat pilar utama yakni, kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital. (Medcom/Z-6)
DIGITALISASI sering kali menjadi indikator kemajuan masyarakat. Namun, pada saat yang sama hal itu juga memunculkan ancaman dan krisis baru bagi anak-anak
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Percepatan digitalisasi memang membawa efisiensi, namun di sisi lain memperbesar risiko karena menciptakan fragmentasi teknologi dalam sistem keamanan.
Bosan lupa password? Di 2026, teknologi passwordless (passkeys) resmi jadi standar login global. Simak keunggulan dan cara kerjanya di sini.
Penelitian Cybernews menemukan kebocoran hingga 730 TB data pengguna dari ratusan aplikasi AI di Google Play Store akibat praktik keamanan yang lemah dan enkripsi hardcoded.
WhizHack berfokus pada konvergensi IT dan OT, yang menjadi perhatian penting di tengah tren digitalisasi yang semakin berkembang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved