Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertumbuhan pengguna internet semakin meningkat setiap tahunnya dan kini mencapai 204,7 juta atau 73,7% dari total populasi penduduk. Terdapat tantangan budaya digital di dalamnya di mana digital begitu cepat perkembangannya, seperti mengaburnya wawasan kebangsaan, menipisnya kesopanan dan kesantunan, hingga menghilangnya budaya Indonesia karena arus informasi dan globalisasi.
"Bagi Indonesia yang beragam dan penduduknya 70% lebih memakai internet, tidak mudah untuk menghadapi perkembangan yang sangat pesat dari dunia digital," kata dosen Universitas Ibrahimy Situbondo, Shokhibul Mighfar di Kediri, Jawa Timur pada Kamis (28/7).
Untuk mengatasinya, masyarakat harus memiliki pemahaman akan budaya bermedia digital. Yakni kemampuan individu untuk membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap sila dari Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang sesuai dengan jati diri bangsa, seperti cinta kasih, kesetaraan, toleransi, nilai harmoni mengutamakan kepentingan bangsa, saling menghargai serta gotong-royong. "Jati diri kita dalam ruang budaya digital tak berbeda dengan budaya non digital. Jadi jangan karena adanya digitalisasi budaya maka berbeda," katanya lagi. (OL-12)
Acara edukasi ini fokus literasi digital, pelindungan anak, dan produksi konten kreatif bertanggung jawab di era AI.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved