Senin 04 Juli 2022, 12:37 WIB

ImpacttoBuild Bantu Startup Sesuaikan Produknya dengan Kebutuhan Pasar

Mediaindonesia.com | Teknologi
ImpacttoBuild Bantu Startup Sesuaikan Produknya dengan Kebutuhan Pasar

Dok. ImpacttoBuild
Logo ImpacttoBuild

 

FAKTOR utama yang menentukan sukses atau tidaknya sebuah startup adalah product-market fit (PMF). Sebuah startup dapat dikatakan memiliki PMF ketika produk mereka bisa menjadi solusi yang tepat terhadap target pasar yang dipilih.

Pencapaian PMF merupakan proses yang berkelanjutan, dengan tujuan para pengguna bisa menggunakan produk startup sebagai sebuah kebutuhan dan keharusan. Tanpa mencapai tahap PMF, startup kemungkinan besar akan kesulitan melanjutkan operasinya.

Menurut data Startup Genome 2019, 9 dari 10 startup di dunia gagal menghasilkan keuntungan dan akhirnya bangkrut. Mayoritas “umur” perusahaan rintisan (70%) mentok pada usia sepuluh tahun. 

Sebanyak 50% gagal di tahun kelima, 30% gagal di tahun kedua, dan 10% bubar pada tahun pertama. Alasan utama kegagalan ini (34%) adalah tidak tercapainya product-market fit. 

Untuk bisa bertahan lama, startup ditantang untuk tidak hanya memahami dan mengidentifikasi masalah yang ada, namun bisa merancang pemecahan masalah menjadi fitur atau produk/jasa yang efektif.

PMF kerap menjadi tantangan pada startup tahap awal, karena banyak pendiri startup yang membutuhkan practical knowledge dalam memahami masalah nyata dan membangun fitur yang tepat sasaran. 

Hal inilah yang melatarbelakangi pendirian ImpacttoBuild, sebuah program inkubasi yang dibentuk oleh platform startup kolektif Impactto. Misi utamanya adalah membantu startup-startup tahap awal (early-stage) dalam proses mencapai PMF. 

Associate Impactto & Program Manager ImpacttoBuild. Ariance Valentina mengatakan, berbeda dari program inkubasi pada umumnya yang memberikan kurikulum seragam untuk semua peserta, ImpacttoBuild fokus menggali dan mendiagnosa pain points masing-masing startup untuk merancang kurikulum yang terpersonalisasi serta sesuai kebutuhan startup terpilih. 

Program ImpacttoBuild Batch pertama telah melakukan seleksi dan memilih 20 startup yang sedang dalam proses diagnosis data traction dan pain points. Sesi diagnosis ini bertujuan untuk mendalami tantangan yang dihadapi startup peserta dan bagaimana kemajuan tim dalam perancangan solusinya.  

Selanjutnya, 5 startup dari 20 startup akan mendapatkan bimbingan yang lebih intensif dan terarah melalui proses 1-on-1 Coaching Sessions dengan Coach Impactto dan Impactto Partner and Team. 

"Mereka juga akan mendapatkan tech support dari program ImpacttoBuild. Coach-coach yang dihadirkan berasal dari kalangan startup-startup yang sudah terbukti menemukan masalah dan solusi yang tepat untuk pasar masing-masing, seperti Sociolla, Halodoc, Xendit, HappyFresh, Tiket.com, dan SIRCLO," katanya. 

Baca juga : Senang Mengekspresikan Diri, Jangan Kebablasan Unggah Data Pribadi

Setelah menuntaskan pelatihan tersebut, kelima startup akan membagikan profil, pengalaman, serta pertumbuhan yang dialami selama program di acara puncak ImpactDay, yang akan tayang secara live di akun youtube Impactto.

“Impactto percaya masih ada banyak miskonsepsi di dunia startup, misalnya founders yang belum memiliki practical knowledge dalam membangun startup, belum memiliki product roadmap konkrit, hanya berfokus pada penggalangan dana tanpa proyeksi yang jelas, dan banyak lagi. Hal-hal ini merupakan ‘musuh’ (foe) yang harus diatasi bersama, " ujar Ariance. 

Ia menambahkan, pihaknya menyuarakan semangat #GoWithTheFoe, yaitu semangat mendampingi setiap startup untuk ‘menyukai’ masalah, fokus pada pengguna, menciptakan solusi yang dibutuhkan khalayak luas, dan punya strategi solid dalam mencapai profitabilitas. 

"Mindset yang tepat akan menjadi kunci dalam memicu inovasi dan mendukung para founders untuk meraih PMF dan menyukseskan bisnis mereka,” ungkap Ariance. 

Untuk menyukseskan program itu, Impactto sendiri bekerja sama dengan beragam Innovation Partner. Mereka adalah mitra inovasi dengan visi yang sejalan dengan program ImpacttoBuild, yakni untuk membantu para startup tahap awal mendapatkan PMF agar dapat berkembang lebih pesat dan secara berkelanjutan (sustainable). 

Saat ini para Innovation Partner dari ImpacttoBuild adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, Midtrans, WGSHub, dan Panasonic.

Masing-masing Innovation Partner memiliki perannya sendiri dalam menyediakan dukungan bagi peserta. 

“Misalnya, partner kami WGSHub berupaya membantu startup tahap awal dengan cara menyalurkan talenta ahli teknologi yang nantinya dapat membantu proses pembangunan produk/teknologi. Tidak hanya itu, Midtrans sebagai payment gateway, dapat membantu menyediakan solusi pembayaran digital yang bisa mengakselerasi sistem finansial mereka,” tambah Ariance.

Di batch pertama 2022, ada 20 startups yang telah terpilih untuk dapat mengikuti Exclusive Group Coaching yaitu Krealogi, Mindtera, Depatu, Citcall, Shafiq, Paidbaq, Arsitag, Minapoli, Chatat.id, NOBI, Automa, AFIN by Amiga, Framework Hospitality Management (Alterstay), Alteacare, Kukerja, DotX, Sustaination, Paw.id, Sekitar, dan Midas.

"Nantinya, semua startup yang mengikuti ImpacttoBuild juga akan tergabung di ImpacctoCollective, platform dan wadah berkumpul bagi praktisi startup se-Indonesia untuk saling berbagi ilmu dan best practices," pungkaa Ariance. (RO/OL-7) 

Baca Juga

Ist

STI Bantu Pelajar SMK Kembangkan Keahlian Sesuai Kebutuhan Industri

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 20:02 WIB
Samsung Electronics Indonesia turut berkontribusi meningkatkan kualitas dunia pendidikan vokasi di Indonesia melalui program Samsung...
Ist/ITB

Startup Perlu Kian Peduli Terhadap Penyandang Disabilitas di Indonesia

👤 Despian Nurhidayat 🕔Senin 08 Agustus 2022, 18:52 WIB
CEO Hear Me Atalia Mutiara Laksmi bercerita bahwa pengembangan aplikasinya bertujuan untuk menjembatani komunikasi antara penyandang...
Freepik.com

Pancasila Jadi Benteng Hadapi Tantangan Konten Negatif di Era Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 18:01 WIB
menurut Astri, dibutuhkan kompetensi berbudaya di dunia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya