Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Tingginya aktivitas digital juga membuka potensi buruk seperti penipuan dan pencurian akun. Sehingga masyarakat memerlukan pemahaman terkait keamanan digital.
Malware merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk mengontrol perangkat secara diam-diam, bisa mencuri informasi pribadi miliki kita atau uang dari pemiliki perangkat. Bentuknya pun semakin beragam seiring perkembangan digital. Salah satunya adalah Adware.
“Adware ini merupakan advertising, jadi virus dipasang dengan kamuflase iklan, jadi begitu kita klik iklan tersebut, dia akan mengirimkan file sehingga aplikasi terinfeksi,” kata Founder - Komisaris Lenere Business Suite, Eko Prasetyo di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (27/6).
Masyarakat, lanjut dia, sebaiknya hanya menginstal aplikasi dari tempat resmi (AppStore atau Google Play). Aplikasi-aplikasi tersebut sudah disaring Apple dan Google, sehingga dapat dipastikan tidak mengandung malware.
Beberapa aplikasi tetap memiliki iklan. Hal ini yang perlu diwaspadai pengguna. “Kalau memang terlalu banyak (iklan), hingga mengganggu, bisa juga tidak perlu dipakai aplikasinya. Dari advertising tersebut justru tercantum malware-nya, seperti Adware atau Spyware,” ujarnya.
Iklan-iklan berbahaya tidak hanya berada di aplikasi. Menurut Eko, masyarakat juga harus mewaspadai pop up iklan pada website. Berbeda dengan iklan pada aplikasi yang bisa dilaporkan ke pengelola aplikasi jika dianggap berbahaya. Sebaliknya iklan pada website tidak bisa dilaporkan ke pengelola.
“Kalau Instagram atau media sosial lain bisa di-report, tapi kalau di website tidak bisa diapa-apakan, paling hanya bisa disampaikan aduannya ke Kominfo,” kata Eko. (OL-12)
Malware multifaset ini tergolong berbahaya karena memiliki kemampuan untuk menginfeksi perangkat bahkan sebelum sampai ke tangan pengguna.
Sepanjang semester kedua 2025, tercatat sebanyak 234.528.187 serangan siber menghantam ruang digital Indonesia. Angka ini setara dengan rata-rata 15 serangan yang terjadi setiap detiknya.
Layar Windows Update palsu kini menjadi jebakan untuk menipu pengguna agar mengunduh malware.
Sebuah riset terbaru mengungkap fakta mengejutkan: iPhone dinilai lebih rentan terhadap ancaman digital dibandingkan Android.
Meski sudah mempunyai fitur keamanan, diperlukan solusi tambahan yang andal dalam mem-backup dan mereplikasi data perusahaan.
Aplikasi AmanTerus memiliki fitur App Protection dan fitur Web Protection yang bekerja untuk mengidentifikasi URL dan IP address yang dicurigai berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved