Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenklominfo) bersinergi dengan Aruna, startup perikanan yang merevolusi ekosistem perdagangan hasil laut dengan teknolog.
Ketua Tim Transformasi Digital Pertanian, Maritim, Logistik Ir. Wijayanto MM, melaksanakan seremoni pengiriman ekspor produk perikanan berbasis digital (supply chain tracking) dari Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, menuju pasar global pada Rabu (25/5).
Aruna sebagai sebuah perusahaan perikanan terintegrasi asal Indonesia yang berkomitmen untuk meringkas rantai pasok produk perikanan dengan menghubungkan nelayan skala kecil ke pasar global melalui teknologi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya Kemenkominfo dalam mengedukasi masyarakat akan teknologi digital khususnya bagi nelayan Aruna.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate saat ini tengah fokus pada adopsi teknologi digital 4.0.
Dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (27/5), Menkominfo mengatakan, “Pemerintah berupaya mengoptimalisasi potensi dan produktivitas UMKM dengan mendorong digitalisasi bagi UMKM yang masih berjualan secara luring."
Baca juga: Microsoft Bakal Hadirkan Aplikasi Subsistem Windows di Lima Negara
"Ada 13 kawasan yang menjadi prioritas kami untuk meningkatkan kemampuan (scale up) adopsi teknologi digital 4.0 di tahun 2022 ini yakni Sumatra Utara, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat,” paparnya.
Upaya Kemenkominfo saat ini sejalan dengan fokus Aruna. Aruna dibantu oleh Yayasan Maritim Nusantara Lestari selalu konsisten untuk mengedukasi nelayan Aruna agar mereka memahami manfaat dan kegunaan dari teknologi khususnya teknologi yang Aruna kembangkan.
“Kami berterima kasih kepada Kemenominfo yang telah mensupport kami dalam kegiatan ini," ujar Utari Octavianty, Chief Sustainability Officer & Co-founder Aruna.
"Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini, nelayan Aruna semakin termotivasi dan semakin ter-upgrade level pengetahuan mereka tentang teknologi digital, khususnya teknologi Aruna," jelasnya.
"Kami juga ingin mereka semakin kenal dan tahu manfaat dari teknologi Aruna dan juga kami harapkan kedepannya mereka dapat semakin familiar dan mampu menggunakan teknologi Aruna dengan baik, “ tutur Utari.
Teknologi Aruna mengedepankan sustainability, traceability dan supply chain dalam proses bisnis. Melalui teknologi Aruna, Aruna mampu meringkas proses supply chain yang panjang sehingga berdampak pada kepastian harga jual yang aman dan adil bagi nelayan. (RO/OL-09)
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved