Selasa 03 Mei 2022, 11:24 WIB

Telegram Premium Mulai Uji Coba Sistem

Mediaindonesia.com | Teknologi
Telegram Premium Mulai Uji Coba Sistem

AFP/Lionel BONAVENTURE
Logo aplikasi Telegram terlihat di layar sebuah komputer tablet.

 

Aplikasi layanan pesan instan, Telegram, melakukan uji coba sistem langganan yang nantinya dinamakan Telegram Premium.

Kini aplikasi Telegram Premium telah muncul dengan versi beta yang artinya beberapa pengguna umum sudah bisa mencobanya.

Melansir The Verge, Selasa (3/5), aplikasi ini muncul di App Store Apple dengan versi 8.7.2.

Versi itu diduga bentuk uji coba langganan Telegram karena menunjukkan adanya set stiker dan emoji yang bisa diakses hanya lewat langganan berbayar.

Dalam versi beta itu, hal yang paling berbeda ditemukan dari layanan gratis adalah set stiker yang berbeda dan tentunya tidak bisa diunduh sembarang oleh pengguna layanan tak berbayar.

Bagi penerima stiker yang bukan pengguna tak berbayar, saat mencoba mengunduh stiker premium maka pengguna akan diarahkan untuk berlangganan terlebih dahulu untuk mendapatkan stiker itu.

Belum diketahui keunggulan lainnya dari layanan Telegram berbayar itu.

Meski demikian diduga nantinya layanan premium yang dimaksud Telegram akan berfungsi pada fitur- fitur lainnya yang dikembangkan oleh mereka seperti fitur akses aset kripto, fitur chatbot, hingga siaran langsung.

Secara resmi Telegram memang belum mau berkomentar dan menyebutkan bahwa layanan Telegram Premium akan segera tersedia untuk masyarakat luas.

Namun memang ada rencana mengenai kehadiran layanan berbayar di aplikasinya sejak 2020.

Hal itu diungkap oleh pendiri Telegram Pavel Durov yang menyebutkan Telegram disiapkan untuk menghasilkan pendapatan setidaknya mulai 2021.

Pavel menjanjikan untuk layanan perpesanan yang saat ini gratis aksesnya dipastikan akan tetap bisa diakses untuk semua pengguna.

Namun untuk fitur- fitur baru, nantinya mungkin pelanggan harus merogoh koceknya untuk dapat memanfaatkan fitur tersebut.

Itu mengapa Telegram akhir- akhir ini tidak hanya dikenal sebagai layanan aplikasi pesan instan tapi juga penyedia aplikasi super.

Artinya pengguna bisa menggunakan banyak layanan hanya dari satu aplikasi.

Tercatat saat ini Telegram telah memiliki 500 juta pengguna di layanannya dan pasti akan ada pengguna yang akan membayar untuk mendapatkan fitur- fitur yang ditawarkan Telegram di masa depan. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

Mi/Dok Indosat Ooredoo Hutchison

IDCamp Raih PR Awards 2022

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 22 Mei 2022, 06:45 WIB
Sejak diluncurkan pada 2019, IDCamp telah memberikan 108.179 beasiswa belajar coding secara daring kepada talenta digital muda...
dok.tangkapan layar

Ngobrol Bareng Legislator Bahas Peran Generasi Muda di Platform Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:20 WIB
PANDEMI covid 19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan melakukan berbagai kegiatan aktifitas di ruang...
Dok. Tokopedia

Bantu Hasilkan Talenta Digital, Tokopedia Academy Hadirkan 18 Program Pelatihan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 23:27 WIB
"Selain mencapai pemerataan pengetahuan melalui teknologi, upaya ini juga ditujukan untuk mendukung upaya pemerintah memenuhi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya